Terlibat Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu, Oknum PNS Sumenep Diciduk Polisi

0
109

Sumenep, www.panjinasional.net – Oknum Pengawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, harus berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Polsek Ra’as Kecamatan Ra’as Kabupaten setempat.

Pasalnya, oknum PNS yang diketahui berinisial M. AS (40) bin H. Ach. Rasik warga Dusun Podek Desa Kacongan, Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep tersebut diduga terlibat penyalahgunaan barang haram narkotika jenis sabu.

Terlapor M. AS, (40) Oknum PNS tersebut diciduk Polisi sektor Ra’as pada hari minggu 30 Agustus 2020 sekira pukul 05.30. Wib,  M. AS ditangkap didalam rumah milik Wahyudi alamat (TKP) Desa Brakas Kecamatan Ra’as Kabupaten Sumenep.

Dan Barang Bukti (BB) yang berhasil disita dari Tersangka . M. AS Bin H. ACH. RASIK :

a) 2 (Dua) poket/kantong plastik klip ukuran kecil berisi Narkotika jenis sabu masing-masing berat kotor *± 0,57 gram* dan berat kotor *± 1,28 gram* Jumlah berat kotor keseluruhan *± 1,85 gram* yang disimpan disaku celana bagian belakang sebelah kanan .

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian Resort Sumenep melalui Kasubag Humas Polres Sumenep menerangkan Kronologis kejadian bahwa pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2020, sekira pukul 11.00 Wib, pelapor mendapat informasi dari masyarakat bahwa tentang adanya penyalahgunaan Narkotia jenis sabu. 

“Selanjutnya anggota Polsek Raas melakukan penyelidikan, kemudian mendapatkan informasi  bahwa terlapor akan melakukan bertransaksi narkotika jenis sabu di Desa Brakas Kecamatan Raas dengan menaiki perahu dari Dungkek dengan tujuan Desa Brakas Kec. Raas,” terang AKP. Widiarti, S, SH. Minggu (30/08).

Dari hasil penyelidikan, Sambung Ibu Widi, akan dilaksanakan transaksi tepatnya di rumah milik WAHYUDI Desa Brakas Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep.

“Kemudian petugas langsung melakukan penangkapan disertai penggeledahan badan terhadap terlapor dan ditemukan barang bukti berupa 2 (dua)  poket/kantong plastik  berisi Narkotika jenis sabu-sabu masing-masing berat kotor 0,57 gram dan 1,28 gram,” katanya.

Setelah ditunjukkan kepada terlapor lanjut Bu Widi, telah diakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya kemudian terlapor berikut barang bukti yang lainnya diamankan ke Kantor Polsek Ra’as untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya terlapor dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.” Tukasnya.@qib/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here