Ratusan Masyarakat Desa Longos Datangi Kantor PN Sumenep

0
136

Sumenep, www.panjinasional.net – Ratusan Masyarakat Longos Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, mendatangi Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten setempat.

Kuasa Hukum H. Amir Mas’ud (Kades longos) R. Hawiyah Karim, SH. MH, menyampaikan kedatangan massa hari ini mengatasnamakan warga longos yang tidak terima yang Kepala desanya sudah dikriminalisasi oleh sebuah kepentingan.

“Jadi mereka menyakini bahwa Kepala desa dalam melakukan tindakan mengirimkan WA (WhatsApp) itu adalah untuk mengingatkan tidak seorangpun bisa melukai harkat dan martabat masyarakat longos dan juga tidak seorangpun yang bisa merampas hak ulayat rakyat,” tegas R. Hawiyah Karim, SH. MH, Rabu (26/08)

Jadi dalam hal ini sambung pengacara yang disapa Wiwik Karim ini, jika kemudian Kepala desa longos dianggap tidak berhak untuk mengingatkan. Keyakinan kami adalah kepala desa longos sangat berhak untuk mengingatkan siapapun yang dianggap akan melanggar ketertiban dan ketenangan masyarakat desa longos.

“Jadi selama ini ada yang merasa dan mengklaim bahwa masyarakat longos menginginkan Kalebunnya (Kadesnya.red) untuk dihukum berat. Jadi masyarakat tidak terima dan mengatakan ijinkan kami untuk hadir dan menyaksikan, masyarakat mana yang mengatakan demikian. Karena dibelakang saya ini adalah real masyarakat longos yang tidak terima Kepala desanya dikriminalisasi,” katanya.

Dikutip dari media kabar investigasi.com, Sebelumnya Kades Longos di laporkan oleh Leo Dominus Parinusa ke Polres Sumenep no laporan, LP/38/II/2020/Jatim Res SMP. Tertanggal 13 Februari 2020.

Atas tindak pidana pengancaman dengan menggunakan media elektronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) Jo, pasal 29 UU. No 11 2008, tentang ITE sebagaimana di ubah dengan No. 19. Tahun 2016 tentang ITE.

Diketahui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sumenep, Madura,  melayangkan tuntutan terhadap terdakwa kasus ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yakni Kepala Desa (Kades) Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, H. Amir Mas’ud, dengan hukuman 4 (empat) bulan penjara.@qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here