Diskusi Forum Kopi Menyatukan Kebersamaan Para Pemred.

0
127
Berlangsung Duskusi Pers oleh para pimpinan media komunitas forum Pemred di jalan Tunjungan Surabaya

Surabaya, Panjinasional.net – Bertempat di jalan Tunjungan No. 86 Surabaya tim media jajaran Pemred (Pimpinan Redaksi) temu darat dalam acara diskusi terkait perkembangan media yang tergabung di komunitas antar pimpinan Media. Sabtu (15/082020) dimulai pukul 10 sampai selesai. 

Pertemuan tersebut membahas tentang fungsi undang-undang Pers dan membentuk komitmen terkait jurnalis yang terjerat hukum tentang pemberitaan. 

Dalam forum Kopi (Komunitas Olah Pikir dan Inspirasi) adalah forum redaksi yang membuat kesepakatan para pimred (pimpinan redaksi) untuk mengedepankan dan harus ikut serta menjunjung dan menguatkan peran undang-undang Pers No. 40 tahun 1999 tentang pers yang selama ini selalu dikerdilkan disaat para jurnalis menulis kritik sehingga banyak jurnalis terjerat pasal UUD ITE.

Hadir pada acara tersebut, selain Gatot Irawan Pemred Panjinasional, juga Ade Maulana Pemred Berita Rakyat, Moch Syamsul Arifin Pemred Gerbang News, Saud Maruli Pemred Lensa Demokrasi, Bayu Pemred Berita Cakrawala, Rudi Pemred Restorasi Hukum, Athoillah Pemred Berita Bangsa, Djoko Siswo Pemred Infopol dan Dedik Pemred Sindikat Pos, serta dukungan dari berbagai jurnalis dari berbagai daerah.

Forum Diskusi bertempat di kantor Redaksi Panjinasional, Gatot Irawan mengucapkan, banyak berterimakasih buat para pimpinan media yang hadir meski tidak semua hadir kami sangat bangga atas keperdulian dan kebersamaan para Pemred yang bisa meluangkan waktunya untuk bisa saling bersilaturahmi dan menjalin kebersamaan.

” Saya sangat setuju profesi jurnalistik kita junjung tinggi untuk kebersamaan bila mana ada pihak-pihak yang melecehkan profesi jurnalis kita bertekad secara bulat untuk membela karna itu sebuah mandat nurani kebersamaan buat kita dan para jurnalis kita, dan jangan ada saling menjatuhkan untuk sesama media”, tutur Gatot yang di sepakati secara bersama di forum Kopi.

Pertama, saling support dan membantu bilamana salah satu Media terjerat proses hukum terkait sebuah pemberitaan.

Kedua, mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyikapi suatu kasus bilamana jurnalis sebuah media terjerat proses hukum.

Ketiga, solid dan kompak di dalam mendalami pemberitaan yang dianggap hoaks hingga dibawa ke rana hukum..

Keempat, tidak saling menjatuhkan antar sesama Media. (Rahman/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here