Dishub Gresik Pasang Rambu Kelas Jalan di Sekapuk Pasca Pemberitaan di Media

0
131

Gresik, www.panjinasional.net  – Pasca pemberitaan tentang adanya truck trailer yang kerap kali menerobos jalan kabupaten yang ada di desa  Sekapuk arah Gosari akhirnya  Dinas Perhubungan Gresik langsung memasang rambu lalu lintas tambahan yang menunjukkan jika jalan tersebut merupakan kelas III.

Dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan adanya iring-iringan truk trailer mengangkut lempengan plat baja yang diduga dikirim ke salah satu pabrik galangan kapal di wilayah pesisir Kecamatan Ujungpangkah.

Kendaraan besar diatas 8 Ton itu menerobos jalan kelas III (Jalan Kabupaten) mulai dari Desa Sekapuk, Gosari, Banyuurip hingga Ngemboh. Anehnya, hal itu dilakukan pada malam hingga dini hari.

Kepala Dinas Perhubungan Nanang Setiawan mengatakan pihaknya menambah satu rambu lalu lintas yang tepat berada di gapura Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah. “Ashar tadi mulai dikerjakan,” katanya, Senin (10/8/2020) sore.

Menurut Nanang,  penambahan rambu lalu lintas itu diharapkan efektif dan Para sopir kendaraan khususnya yang tonase berat bisa melihat dan  mentaati peraturan.

Sesuai aturan, klasifikasi jalan kabupaten diperuntukkan kendaraan kelas III yang  bersumbu dua dengan beban Maksimal 8 Ton. Sedangkan trailer tersebut termasuk memiliki sumbu empat.

Perihal adanya truk trailer yang menerobos jalan yang tak semestinya, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan akan melakukan kroscek lebih lanjut.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut dikatakan Kapolres Arief, kalau memang ditemukan pelanggaranmaka akan dilakukan penindakan sesuai undang-undang.

“Kami cek ke lapangan terlebih dahulu ya. Segera kami cek ke lokasi. Kalau memang ditemukan pelanggaran akan kami lakukan penindakan,” imbuh Kapolres.

Sementara Kades Sekapuk, Abdul Halim yang ikut membantu pemasangan rambu –rambu tersebut dalam wall facebooknya mengapresiasi langkah cepat Dinas Perhubungan Gresik dalam merespon keluhan masyarakat.

“ Alhamdulillah.  akhirnya terjawab, Terimakasih DisHub Gresik atas responnya. Buat warga Sekapuk gak usah ragu negur jika dilihat ada transportasi yang tonasenya di atas ketentuan kelas jalan sesuai rambu yang berlaku berarti transportasi tersebut KESASAR.” Tulis Abdul Halim di wall facebooknya.

Halim menambahkan, Kelas Jalan III di desa kita, ( muatan 8 TON ) Berdasarkan Undang-Undang  No.22 thn 2009 tentang Lalu lintas kelas jalan angkutan barang umum dan khusus pasal 162 (1) huruf e beroperasi yang tidak mengganggu pada waktu yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan bagi pengguna jalan, dan harus mendapatkan rekomendasi dari instansi yang terkait.(shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here