Aksi Damai, Ratusan Pekerja Seni Ditemui Komisi IV DPRD Gresik

0
432
Komisi IV DPRD Gresik saat menemui massa aksi pekerja seni di depan Gedung DPRD Gresik.

Gresik www.panjinasional.net Terganjal izin, ratusan pekerja seni Kabupaten Gresik lakukan aksi damai di depan gedung DPRD, Kamis (06/08/2020) siang. Aksi damai tersebut dilakukan untuk meminta jaminan diperbolehkannya menggelar kegiatan hiburan di masa new normal Pandemi Covid-19.

Para seniman yang ikut dalam aksi damai ini berasal dari berbagai bidang. Antara lain penyanyi, penari, musisi, pemilik sound sistem, seni reog dan sebagainya. Kehadiran masa aksi pun ditemui oleh Komisi IV DPRD Gresik.

Muhammad selaku ketua komisi IV DPRD Gresik mengatakan, akan menindaklanjuti aspirasi mereka. Secapatnya kami akan mengundang para pemangku kepentingan untuk duduk bersama membahas izin dan mekanismenya pelaksanaan nya.

“Kalau mengacu Perbup (Peraturan Bupati) Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Masa Transisi Menuju Normal Baru Dalam Masa Pandemi Covid 19, sebenarnya terkait kegiatan seni di Kabupaten Gresik sudah tidak ada masalah. Bisa menyelenggarakan kegiatan, tapi dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan covid,” ungkapnya, Kamis (06/08/2020) siang.

” Agar tidak ada mis komunikasi, kami akan segera kumpulkan. Agar dilapangkan  tidak ada tarik ulur kebijakan. Yang satu membolehkan yang satu tidak membolehkan,” ujar Politisi Asal PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) ini.

Senada dengan itu, Muhammad Zafifudin Politisi dari Gerindra mengungkapkan, Merujuk pada aturan yang ada, untuk kegiatan seni dan budaya juga harus ada surat keputusan Dinas Pariwisata. Jadi Dinas Pariwisata harus membikin surat tentang mekanismenya secara rinci.

” Ini yang akan kita dorong, agar Dinas pariwisata untuk segera membuat surat tersebut. Sebagai landasan untuk melaksanakan Perbub,” tandasnya.

” Mulai dari Kabag Hukum, Kepolisian, Sekda dengan teman-teman dari aliansi pekerja seni akan kita dudukan bersama menyamakan persepsi untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas anggota Komisi IV tersebut usai menemui massa aksi damai.

Sementara itu Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Damai Pekerja Seni Gresik, Ahmad Fahtoni menuturkan, tujuan kedatangannya menggelar demonstrasi untuk meminta kejelasan terkait izin kegiatan seni di masa new normal. Sebab aturan berdasarkan Perbup 22/2020 tersebut dinilai belum dapat memberikan jaminan.

” Selama ini masyarakat yang mau punya acara masih takut, mereka khawatir kalau tetap menyelenggarakan kegiatan nantinya malah dibubarkan,” ujar Fahtoni.

Hal tersebut berdampak pula kepada pekerja seni. Sehingga job kegiatan sepi, bahkan berhenti total selama beberapa bulan sejak mewabahnya pandemi covid pada awal tahun ini.

” Sementara kami ada kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi. Mulai dari menyekolahkan anak, untuk bayar cicilan mobil, motor dan lain sebagainya. Jadi, kami meminta kepada pemerintah untuk memberikan jaminan dan kepastian bahwa kegiatan seni di Gresik sudah boleh digelar tanpa ada rasa kekhawatiran sama sekali,” tandasnya. (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here