Reklamasi Pantai, Kadis Perikanan dan Kelautan Gresik Minta Pengelola Wisata Delegan Urus Ijin Dulu

0
356
Kegiatan Reklamasi Pantai di Delegan Kec. Panceng Gresik

Gresik, www.panjinasional.net  – Aktifitas pengembangan wisata pantai Delegan dengan menguruk area pantai hingga saat ini belum mengantoni ijin dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal itu bisa dipastikan karena syarat untuk perijinan yakni rekomendasi dari Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Gresik dan  Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) cabang Gresik belum diajukan.    

Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas II Gresik Capt Masri T Randa Bunga mengatakan pihaknya belum menerima surat dari Pemdes Dalegan jika ada kegiatan pengurukan atau reklamasi di bibir pantai.

“Kami belum terima surat. Kita hanya memberikan rekom, perijinannya tetap pusat. Sampai saat ini tidak menerima surat apapun dan pemberitahuan kegiatan yang dari Desa Dalegan,” katanya ketika dikonfirmasi, Selasa (4/8/2020).

Masri menjelaskan, segala aktivitas pemanfaatan pantai seharusnya mempunyai izin. Misalnya, KSOP sebagai otoritas kepelabuhan dan kesyahbandaran bertanggungjawab terkait keselamatan dalam berlayar.

“Jadi ada rekom dulu. Kalau tidak ada, jika ada apa-apa bagaimana. Kan itu pemanfaatan laut pekerjaannya di bibir pantai. Jika ada rekom, baru masuk ke perijinannya. Dan yang mengeluarkan ijin itu pusat, kita hanya sebatas memberikan rekomendasi” imbuhnya, menambahkan.

Munculnya pemberitaan kegiatan reklamasi di wisata pasir putih desa Delegan, ditindak lanjuti oleh  Kepala Dinas Perikanan Gresik Choirul Anam.

Pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Anam mengatakan menurut keterangan dari Pemdes Dalegan, kegiatan itu merupakan perluasan wisata.

“Kita melaksanakan sesuai aturan perundangan, dan kami tak punya wewenang. Pemda sebagai pihak yang monitoring, sudah kita laporkan ke provinsi,” tambah dia.

Setelah melakukan sidak ke lokasi, dia memberikan intruksi agar pemdes setempat melakukan pengurusan izin pemanfaatan ruang laut. “Sudah kita arahkan ke provinsi (Dinas Kelautan Provinsi Jatim) agar izin dulu, sebelum melaksanakan kegiatan tersebut” imbuhnya. (Shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here