Team 16 Laporkan Pihak SMA 1 Kalianget Tentang Mahalnya Penarikan Biaya Sekolah

0
198
Team 16

Sumenep, www.panjinasional.net Akhir-akhir ini banyak kritikan kepada Mendikbud Nadiem Makarim terkait penerimaan Siswa baru dan Mahasiswa baru. (04/02/20).

Hal tersebut munculnya gerakan mahasiswa yang sebelumnya telah melakukan Permohonan Hak Uji Materi Permendikbud No 25 Tahun 2020 ke Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Tidak ubahnya sistem penerimaan Siswa Baru TA 2020/2021 di SMA Negeri 1 Kalianget Sumenep. Yang menuai kontroversial bagi wali murid, pada nuansa Pandemi.

Gerakan mahasiswa menyikapi begitu mahalnya pendidikan di negeri Indonesia ini, bagi kelas Ekonomi rakyat yang kondisinya dibawah rata rata.

Melihat situasi tersebut, Team 16 Sumenep geram dengan mainsade pendidikan secara masif di kabupaten Sumenep bebas melakukan penarikan uang seragam dan peralatan lainnya yang dirasa team 16 sangat mahal bagi masyarakat yang ber- ekonomi lemah.

“Kami berharap pihak terkait bisa memahami kondisi saat ini, bikinlah harga semurah murahnya, ingat masyarakat saat ini lagi gonjang ganjing mengeluhkan perekonomiannya atas pengaruh Covid-19”, tegas ketua Team 16 Fandari.

Dari pantauan dan hasil penelusuran langsung terhadap kondisi saat ini, Team 16 Sumenep mencoba membuat gebrakan bagaimana sebenarnya supremasi hukum dan khususnya didunia pendidikan. Karena selama ini ada dasar hukum seperti PP No.17 tahun 2010 pasal 181 dan Permendikbud No. 45 tahun 2014 pasal 4, yang selama ini belum diterapkan.

“Kemarin kita (Team 16.red) melaporkan SMA Negeri 1 Kalianget ke Kejaksaan Negeri Sumenep. Dengan tujuan sebagai upaya penyegaran di dunia pendidikan Sumenep. Dengan adanya Pungutan biaya yang di keluarkan sekolah tersebut terbalut oleh koperasi sekolah apa itu melanggar aturan apa tidaknya.

“Dalam laporan tersebut kelengkapan bukti bukti sudah kita penuhi, dan sudah kita masukkan laporan ke kejaksaan Negeri Sumenep, tinggal aparat penegak hukum bagaimana mengapresiasikan laporan kita”, tegas Fandari.***Pr/Qib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here