MAJT Sembelih 11 Ekor Sapi dan 8 Kambing di Hari Tasyrik Pertama

0
67
Suasana penyembelihan hewan korban di Masjid Agung Jawa Tengah

Semarang. www.panjinasional.net  Ketua Panitia Idul Adha Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Dr KH Tholhatul Khoir M.Ag menjelaskan dalam pendistribusian daging kurban, panitia tidak mengundang para penerima karena  panitia memang tidak membagi langsung di komplek MAJT. Tetapi, daging kurban yang sudah dibungkus langsung diantar kepada para penerima yang daftarnya sudah disusun jauh-jauh hari.

“Sampai Sabtu tanggal 1 Agustus 2020 pagi jelang penyembelihan hewan kurban, panitia menerima 19 ekor hewan kurban, terdiri 11 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Mereka ada yang menyerahkan dalam bentuk hewan kurban dan ada juga yang menyerahkan sejumlah uang. Kami menerima titipan uang dari 11 orang atau lembaga sejumlah Rp. 78.300.000, kemudian berupa sapi sebanyak 8 ekor dan kambing 7 ekor,” kata Kyai Tholhatul Khoir kepada media di sela-sela proses penyembelihan dan pembagian hewan kurban.

Adapun mereka yang menyerahkan dalam bentuk uang, lanjutnya,  yang kemudian dibelikan hewan kurban yakni SPHC Rp. 3.650.000, KH Darodji Rp. 3.500.000, Untag Rp. 15.000.000, Dinnakeswan Rp. 10.500.000, Dinsa ESDM Prov. Jateng Rp. 3.500.000, Dinas PUSDA TARU Prov. Jateng Rp. 24.500.000, H Harsono Rp 3.500.000, BPBD Prov. Jateng Rp. 3.650.000, Ony Sapto Pramono Rp. 3.500.000, Ibu Mufneti Shofa Chasani Rp. 3.500.000, Dinas LHK Provinsi Jateng Rp. 3.500.000.

Adapun mereka yang menyerahkan dalam bentuk hewan kurban yakni Gubernur Jateng ( 1 sapi ), Walikota Semarang ( sapi), Udinus ( 1 Sapi ), Prof DR KH Noor Achmad ( 1 kambing ), Mayor Syarif Hidayat, Kodam IV Diponegoro ( 1 sapi ), BPN Provinsi Jateng ( 1 sapi ), Polda Jateng ( 1 sapi ), Grab ( 3 kambing ), BPKP Provinsi Jateng ( 1 sapi ), Bank Jateng ( 1 sapi ), Polrestabes Kota Semarang ( 1 kambing ), Lella Kemala ( 1 kambing ), Hj Gatyt binti Imam Syafi’i (1 ekor kambing).

Ketua Pelaksana Pengelola MAJT Prof. Dr. K.H, Noor Achmad MA menjelaskan karena Idul Adha jatuh pada hari Jumat, maka penyembelihan hewan kurban dilakukan pada Hari Sabtu 1 Agustus 2020, hari Tasyrik pertama. Proses penyembelihan hewan kurban dimulai pukul 06.00 dan selesai pembungkusan sekitar pukul 13.30 WIB. Panitia mendatangkan tenaga-tenaga ahli dalam penyembelian hewan kurban serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ini memang direncanakan sejak awal, di samping kondisi pandemic covid-19,, juga terbatas pada kewajiban lain yakni jumatan” kata Prof Dr Noor Achmad, MA.

Ditambahkan, pelaksanaan penyembelihan pada hari Sabtu adalah sebagai upaya MAJT mencegah adanya klaster baru covid-19 di Kota Semarang. Kalau penyembelihan hewan dilakukan setelah sholat Ied, potensi terjadinya kerumunan massa cukup besar, karena para jemaah sholat Ied akan pada langsung menyaksikan penyembelihan hewan kurban. 

“Alhamdulillah, tadi penyembelihan berjalan lancar. Juga tidak menimbulkan kerumunan masa. Yang datang menyaksikan adalah mereka yang kurban dengan beberapa keluarganya saja,” katanya. Mantan Rektor Unwahas Semarang ini menyampaikan terima kasih kepada umat Islam di Jawa Tengah yang telah mempercayakan kepada panitia kurban MAJT dalam menjalankan ibadah  kurban tahun ini. Antusias masyarakat yang berkurban di MAJT pada saat Covid-19 masih tetap tinggi. Alhamdulillah. “Semoga bermanfaat untuk semua dan mendapat Ridho Allah,” katanya. (Mim).   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here