Ummat Islam Diminta Chusnudhon Menanggapi Pandemi Covid-19

0
66
Ketua PP MAJT Prod Dr KH Noor Achmad MA beserta jajaran pengurus saat mengecek kondisi hewan kurban yang akan disembelih besok Sabtu (1/8/2020).

Semarang. www.panjinasional.net – Ketua Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) Prof Dr KH Noor Achmad MA berharap agar seluruh umat Islam khususnya di Indonesia tetap berhusnudhan, pandemi Covid-19 sengaja dimunculkan Allah untuk meningkatkan keimanan, kesabaran, dan kasih sayang antar umat manusia. 

“Kita harus percaya, Allah pasti menguji setiap manusia yang menyatakan dirinya beriman, sebagaimana Surah Al-Ankabut [29] ayat 1-3, setiap orang yang beriman pasti diuji Allah sebagaimana juga ujian terhadap orang-orang sebelumnya,” kata Noor Achmad pada khatib Salat Idul Adha 1441 H, di masjid terluas dan termegah di Jawa Tengah ini, Jumat (31/7/2020). 

Dalam pelaksanaan Idul Adha 1441 Hijriyah yang dihadiri Plt Sekda Jawa Tengah Heru Setiadhi dan ribuan jamaah tetsebut, khotib menyampaikan uraian bertema Ibadah Kurban Mengukuhkan Persatuan.

Di MAJT salat Id menerapkan protokoler kesehatan. Hadir Plt Sekda Jateng Heru Setiadhi beserta ribuan jamaah dari berbagai daerah. Para jamaah tetap  menaati protokoler kesehatan seperti berwudlu dari rumah, membawa sajadah, masker, cek suhu serta menggunakan hand sanitizer. 

Menurut Noor Achmad, ada beberapa dalil yang mengupas Covid-19 dalam perspektif Al-Quran. Selain surat Al-Ankabut, Covid-19 juga sebagai ujian Allah SWT untuk meningkatkan kesabaran sebagaimana Surah Al-Baqarah ayat 155-1566. 

Ditambahkan, Covid-19 juga patut kita anggap sebagai tentara-tentara Allah untuk memperkuat keimanan setiap mukmin. Ini tercantu dalam surah Al-Fath ayat 4 yang artinya,  Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Ditegaskan, hikmah Covid-19, untuk mencapai derajat tertentu manusia harus bersusah payah dan terus mengingat kekuatan dan kekusaan Allah SWT sebagaimana Surah Al-Balad ayat 4-20.

Saat inilah dengan Covid, Allah memperlihatkan memudarnya keeratan sosial diantara kita, runtuhnya keadilan sosial, merebaknya individualisme, libralisme, kapitalisme dan hilangnya kesantunan politik, menguatnya oligarki, pemaksaan kehendak, mudahnya masyarakat saling menyalahkan bahkan ada yang mudah mengkafirkan kepada sesama muslim. 

Sekarang ini, lanjutnya, , seakan-akan pandemi Covid-19 datang untuk mengingatkan manusia di dunia untuk kembali kepada fitrah, manusia adalah umat yang satu, sebagaimana ditegaskan Surah Al-Anbiya ayat 92 yang artinya,  sesungguhnya ini adalah umat kamu semua; umat yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.

Covid-19 juga mengingatkan agar masyarakat saling ta’aruf, sebagaimana Surat Al-Hujurat ayat 13 yang artinya wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.

Nabi Ibrahim AS telah memberikan contoh menghadapi ujian-ujian Allah. Dijalankan perintah Allah dengan sepenuh hati meskipun secara lahiriah tampak begitu berat. Namun karena ketulusan dan keikhlasan Nabi Ibrahim kepada Allah, maka perintah menyembelih sang putra tercinta Nabi Ismail AS menjadi sebuah anugrah, diganti dengan domba kurban yang dikirimkan oleh Allah. 

Usai salat Idul Adha, dilanjutkan penyerahan hewan kurban berupa seekor sapi dari Gubernur Ganjar Pranowo oleh Plt Sekda Jateng Heru Setiadhi kepada Ketua PP MAJT Prof Noor Achmad. Tahun ini, MAJT menerima 11 sapi dan delapan kambing. Kurban sapi ke MAJT, selain Guberbur diantaranya Kapolda Jateng Irjen Pol Achmad Lutfhi, Kodam IV/Diponegoro, Walikota Semarang Hendrar Prihadi. (Mim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here