Bongkar Kasus Jaspel Dinkes Gresik, GenPATRA Siap Demo di Gedung KPK Jakarta

0
366

Gresik, www.panjinasional.net – Sepak terjang GenPATRA dalam perang melawan korupsi patut di apresiasi oleh seluruh rakyat nusantara yang kini meratap menangis karena penanganan kasus korupsi yang dinilai ‘masuk angin’, setelah hilang kepercayaan terhadap para penegak hukum, aspirasi rakyat kini hanya berharap kepada anak muda pegiat anti korupsi salah satunya GenPATRA.

Kumpulan anak muda pemberani yang bersatu dalam wadah GenPATRA itu bertekad membalik dan mengobrak-abrik dugaan tebang pilih dalam kasus Mega Korupsi di Dinas Kesehatan Gresik yang hanya menjadikan mantan Kadinkes Nurul Dholam sebagai ‘tumbal’ didalamnya.

“Kasus Dinkes ini adalah murni kasus korupsi dan pastinya dilakukan berjamaah, ada pemberi ada penerima dan ada penyalur itulah korupsi, tapi kenapa yang terpidana cuma tunggal tanpa tersangka lain padahal keterangan dholam pada sidang sudah jelas dana itu larinya kemana saja.” Kata Ali Candi, selasa (28/7).
Lanjut ali candi, GenPatra bersumpah all out dalam membongkar kasus ini meski harus menginap berbulan-bulan di Gedung KPK jakarta, setelah mempelajari dan konsultasi ke beberapa pakar hukum, GenPatra akan mengajukan praperadilan kasus ini yang menurut keterangan pihak kejaksaan sudah selasai dan ditutup.
“Jika dugaan kita benar, murni demi kebenaran dan tegaknya hukum pasti kita termagnet, berjihad untuk berbuat benar, kami sudah pernah datangi Nurul dholam di lapas Cerme Gresik untuk mendapat keterangan tambahan dan bukti baru, kami rasa semua cukup, kami mau daftarkan ke pengadilan negeri Gresik” kata Ali Candi.
Di temui terpisah, Divisi hukum GenPATRA, Aditiya membenarkan adanya langkah tegas dari GenPATRA dalam membongkar skandal kasus mega Korupsi ini.
“memang sudah jadi agenda GenPATRA jauh sebelum ada kasus covid19, bukti putusan sudah di amankan, tinggal mengumpulkan bukti-bukti baru, kami sudah kantongi nama siapa saja yang harusnya jadi tersangka baru dalam kasus ini, seperti Nurul Dholam yang sudah di vonis hakim dan kini berada di lapas cerme Gresik, namun kasus ini berhenti tanpa ada pengembangan, yang logika hukumnya mestinya berkembang karena ini kasus korupsi lebih lebih tentang dana kesehatan yang menyentuh dan merugikan rakyat miskin,” pungkas Aditya.
Tak kalah lantang, jubir GenPATRA Jhon oi mengatakan bahwa dana korupsi jaspel (jasa pelayanan) itu mengalir kepada Para pejabat yang dengan lantang disebutkan dalam persidangan oleh tersangka Nurul Dholam di depan Majelis Hakim saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Surabaya tahun lalu.
Seperti diketahui Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Nurul Dholam terjerat kasus korupsi terkait dana kapitasi Jaspel Kesehatan yang merugikan negara senilai Rp. 2.451.370.985. Dan diduga dalam menjalankan aksinya, Nurul Dholam tidak sendirian. Berbagai kalangan memprediksi uang haram tersebut mengalir ke banyak pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gresik.(shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here