Ratusan Warga Iringi Bos PT Polowijo Gosari Ke Peristirahatan Terakhir

0
1064

Gresik, www.panjinasional.net – Keluarga besar PT Polowijo Gosari berduka, lantaran H Achmad Djauhar Arifin pendiri dan pemilik Perusahaan Pupuk terbesar di Wilayah Gresik Utara ini meninggal dunia pukul 13.40 Wib Minggu (26/7/2020) di RS Nasional Hospital Surabaya.
H. Ahmad Djauhar Arifin atau yang akrab disapa dengan panggilan H. Arifin diusianya yang ke 69 tutup usia. Beliau mengembuskan nafas terakhir usai dirawat intensif di RS National Hospital karena penyakit jantung yang diderita.
Salah satu putra terbaik kabupaten Gresik ini dikenal sebagai pengusaha yang mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Semasa hidupnya beliau sering memberikan Bantuan dan santunan terhadap anak yatim-piatu dan kaum dhuafa seiring sejalan dengan semakin berkembangnya usaha yang dijalankan.
Masjid internasional Moed’har Arifin yang berdiri megah di depan Perusahaan merupakan salah satu peninggalan H. Arifin untuk masyarakat khususnya masyarakat sekitar perusahaan. Semasa hidupnya H. Arifin pernah mengungkapkan bahwa masjid tersebut tidak saja bertaraf Nasional tapi juga internasional lantaran beliau punya program untuk pertukaran guru agama dari Indonesia dengan negara Arab Saudi.
Wacana tersebut disampaikan saat selesai kegiatan pengajian pada malam tahun baru lalu di Masjid Moed’har Arifin yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik H.M. Qosim.
Selain Keluarga besarnya, Ratusan masyarakat, ulama, pejabat dan karyawan perusahaan turut mensholati Jenazah dan mengantarkan Almarhum H. Arifin ke tempat peristirahatan terakhir di dalam kompleks pemakaman keluarga yang berada di desa Gosari kecamatan Ujungpangkah Gresik.
Salah satu putra Almarhum Djauhar Arifin, Deddy Harnoko Sucahyo atau yang biasa dipanggil Koko membenarkan jika ayahnya meninggal karena penyakit jantung. Djauhar saat usia 69 tahun.
” Kami sangat kehilangan sekali atas meninggalnya ayahanda kami, ada cita cita besar dari ayahanda yang belum terselesaikan, yakni menyelesaikan Masjid Moed’har Arifin dan kami anak-anaknya telah sepakat untuk meneruskan apa yang menjadi harapan beliau” kata Koko saat memberikan sepatah dua kata sesaat setelah pemakaman.
Mewakili keluarga, Koko yang juga CEO Polowijo Grup ini menyampaikan permintaan maaf jika semasa hidup almarhum ada kesalahan serta mohon dimaafkan.
“Kami selaku wakil dari keluarga besar mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan dukungan bapak atau ibu selama ini dan juga mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya kepada Almarhum,” imbuh Koko.
Tampak dirumah duka para sahabat, masyarakat, pejabat dan rekan bisnis, ataupun orang-orang yang mengenal H. Arifin datang silih berganti untuk mengungkapkan rasa duka cita mendalam dan belasungkawa. (Shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here