Ngobrol Budaya, “Memahami Budaya dan Implementasi Budaya di Zaman Tatanan Hidup Baru“

0
123

Sleman. Panjinasional – Adaptasi kebudayaan di tengah pandemi Covid-19 harus bisa menjawab pertanyaan bagaimana harus bersikap untuk bisa survive. dr. Raudi Akmal, wakil Ketua Komisi D DPRD Sleman memaparkan bahwa “Dalam tatanan hidup baru memerlukan adaptasi budaya. Budaya sebelum covid-19 jelas kondisinya berbeda dengan setelah covid-19. Dan mau tidak mau kita harus siap menghadapi realita ini.” Untuk itu anak-anak muda harus memahami budaya dan implementasi budaya pada kondisi saat ini kita harus mulai mengubah budaya dasar kita menuju budaya dasar yang baru atau menuju ke kehidupan normal yang baru. Agar budaya-budaya yang sudah ada tetap bisa konsisten dan tidak lemah karena kondisi pandemi”, ujarnya dalam acara Ngobrol Budaya yang di selenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Minggu 19 Juli 2020 di Wedomartani Sleman dengan Host Restu Wahyuni dari WTV dan Karang Taruna. Pari Kesit yang juga disyiarkan langsung via media daring Channel Youtube Wedo TV Channel.

Pembicara HY. Aji Wulantara, SH. M.Hum, Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, menyampaikan bahwa di tengah pandemic Covid-19 ini memerlukan pendekatan pementasan pertunjukan seni dan budaya yang mengakibatkan tidak adanya pertunjukkan seni yang dihadiri oleh khalayak ramai secara langsung dikarenakan berpotensi melanggar protocol kesehatan dan bias menjadi sumber penyebaran. Solusi yang bisa digunakan adalah dengan menggunakan media virtual atau daring dijadikan pilihan Dinas Kebudayaan Sleman semisal Channel Youtube yang bisa diakses oleh masyarakat audiensi dengan jangkauan yang lebih luas dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Covid-19 disamping juga sebagai alternatif keterbatasan anggaran.

Agus Prihandoyo, Ketua Ngaudi Raharjaning Budaya, organisasi kami mencoba untuk nguri-uri kabudayan yang ditinggalkan oleh leluhur , kami bertempat di Joglo Pepen Trimulyo Sleman, salah satu kegiatannya mocopat Lingsir wengi yang mendapat apresiasi dari masyarakat, dengan melalui seni mencoba terus bergerak pelaku budaya di Sleman dengan dengan media daring salah satunya dengan menyisipkan nilai-nilai untuk mengenalkan budaya baru terutama untuk menghadapi Covid-19. Budaya jangan sampai hilang dari khasanah kehidupan bermasyarakat dan berbangsa untuk generasi muda agar tidak kehilangan akar budayanya.

Novendra Jordan Bidang Budaya Karang Taruna Kab. Sleman, selaku generasi muda Sleman sangat mendukung untuk pengenalan budaya baru di tengah Covid-19 dan siap untuk mensosialisasikannya kepada segenap generasi muda anggota Karang Taruna Sleman sampai tingkat paling bawah.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here