DPD Puskominfo Jatim Desak Polrestabes Surabaya Usut Pelecehan Jurnalist

0
216
Ketua DPD Puskominfo Indonesia Jawa Timur, Umar Alkhotob alias Ki Dalang

Surabaya. Panjinasional.net – Pada masa Pandemi Covid -19 aksi perampasan kendaraan terjadi di Jl. A. Yani, Surabaya, Selasa (14/07/20) lalu terhadap seorang jurnalis kabarxxi.com yang diduga dilakukan para debt collector dari ACC Finance mulai menuai sorotan.

Setelah kejadian tersebut, beberapa Jurnalis kawan korban melakukan konfirmasi ke kantor ACC Finance cabang Rungkut Surabaya, sebab perampasan mobil korban tidak sesuai undang-undang fidusia, namun bahkan pihak ACC tidak mau menerima niat baik para jurnalis dan mengusirnya secara kasat.
Akhirnya permasalahan perampasan dan pengusiran terhadap Jurnalis itu dilaporkan oleh puluhan wartawan ke Polrestabes Surabaya hingga masalah ini pun berbuntut panjang.

Sebagaimana diketahui bukti Surat Laporan: STTLP/B/663/VII/Res.1.24/2020/Jatin/Polrestabes Surabaya dengan terlapor atas nama Irka Cs dari internal ACC Finance. BN01 – SURABAYA.

Protes keras kali ini datang dari Ketua DPD Puskominfo Indonesia Jawa Timur, Umar Alkhotob yang mengecam keras tindakan kekerasan ACC Finance yang telah mengusir jurnalis di Surabaya disaat akan meminta klarifikasi dan konfirmasi.

“Saya mengecam keras aksi rampas 1 Unit mobil oleh ACC Finance yang ditarik namun melanggar hukum dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia. Terlebih lagi yang kami tidak terima pengusiran pihak ACC Finance terhadap para jurnalis yang akan meminta informasi, karena itu telah melanggar Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers,” kata Umar yang akrab disapa Ki Dalang, Jumat (17/07/20), di kediamannya.

Ki Dalang berharap, pihak kepolisian dalam hal ini Polrestabes Surabaya yang merupakan mitra Jurnalis, segera menindak tegas dan menindaklanjuti, mengusut masalah ini sampai tuntas sebagai pembelajaran.

“Hukum harus ditegakkan. Kita tidak ada damai di sini, karena pengusiran ini sangat melecehkan Marwah Jurnalis. Karena mereka bukan mau mencuri atau merampok. Hanya minta klarifikasi tentang satu unit mobil yang kebetulan dikendarai rekan kami Indra sebagai Jurnalis, juga anggota kami di DPD Puskominfo Jawa Timur,” ujarnya Ki Dalang.

Ia juga mengingatkan pihak kepolisian agar kasus pengusiran wartawan ini menjadi atensi serius, karena jelas sudah melanggar Undang-Undang Pers.

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas ACC Finance telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh puluhan wartawan yang diwakili Bayu Bargowo dari wartawan Dimensi News lantaran sikap dari ACC finance dianggap melanggar Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here