Kincir Angin Tambak Garam Ragung Makan Korban. Petani Tergeletak Bersimbah Darah

0
166
Pria tergeletak bersimbah darah di area kincir angin Tambak Garam Ragung Sampang

Sampang www.panjinasional.net – Hidup dan mati tidak ada yang tahu hanya ilahirrobi yang tau bahwa manusia kalau sudah waktunya pasti akan kembali. Hal itu dialami Pria asal Dusun Krampon Barat, Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, di temukan sudah tak bernyawa dan meninggal Tubuh tergeletak tengkurap bersimbah darah.

Asmiri (60) tahun Merupakan petani tambak garam ragung punya PT Garam Persero di Dusun Tabung Selatan, Desa Ragung Kecamatan Pangarengan. Kamis 16/7/2020.

Kapolsek Torjun Iptu Heriyanto saat dikonfirmasi menyampaikan, peristiwa yang menimpa petani garam itu merupakan kecelakaan sendiri, korban tewas karena terkena benturan kincir angin (baling-baling kayu) di lokasi tambak garam milik PT Garam Persero di Dusun Tabung Selatan, Desa Ragung Kecamatan Pangarengan.

korban mengalami luka parah pada bagian muka. Dilokasi kejadian ditemukan patahan kayu bekas kincir angin yang patah,” terang Heriyanto.

“Kami mendapat laporan kejadian saksi tersebut. Setelah menerima laporan tersebut kami langsung memerintahkan anggota untuk mendatangi lokasi kejadian

Heriyanto menambahkan, setelah berada di lokasi kejadian, anggota Polsub Sektor Pangarengan dan Polsek Torjun, serta petugas medis Puskesmas Pangarengan mengevakuasi korban menuju rumahnya di Dusun Krampon Barat, Desa Krampon, Kecamatan Torjun.

Beberapa orang yang menjadi saksi dari kejadian tersebut antara lain, Jauhari (55) warga Dusun Pelasah, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan dan Endin (50) juga berasal dari Desa yang sama membenarkan bahwa korban meninggal karena kena hantaman kincir angin yang ada di tambak garam.(sani/mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here