PT Smelting Gugat Mantan Karyawannya, Hakim Putuskan Sita Rumah

0
222

Gresik. www.panjinasional.net Gugat menggugat dari mantan karyawan PT Smelting terus berkelanjutan, Setelah 308 pekerja yang di PHK menang gugatan pada PT.Smelting, Kali ini pihak PT.Smelting yang menggugat mantan karyawan yang memiliki hutang kepada perusahaan tersebut.Senin.13/7/2020.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, bahwa benar mantan karyawan mempunyai hutang kepada perusahaan yaitu pinjaman tanpa agunan yang saat itu fasilitas pinjaman di berikan untuk rumah tinggal, salah satunya adalah Kasmandani yang memang mempunyai hutang namun menurutnya hutang tersebut memiliki  asuransi yang di cover oleh pihak asuransi PT.Bumiputera, yang mana jika terjadi PHK maka hutang akan dibayar oleh Pihak perusahaan (PT.Smelting).

Namun begitu pihak arusansi beberapa kali dikonfirmasi oleh legal PT Smelting (selaku pemegang polis) tetap saja tidak melakukan pembayaran sesuai polisnya, dengan alasan karena ini PHK massal..

Diketahui, sebelumnya sebanyak 308 karyawan yang terkena PHK dan sempat mengajukan gugatan sudah menerima uang pesangon senilai kurang lebih Rp21 miliar. Namun dari total karyawan tersebut, 258 diantaranya masih memiliki tanggungan utang ke perusahaan.

Karena pihak PT Smelting merasa bahwa para mantan karyawan tersebut tidak ada iktikad baik untuk membayar utang pasca menerima pesangon, PT Smelting akhirnya melakukan langkah hukum dengan mengajukan gugatan kepada para mantan karyawannya yang terkena PHK massal.

“Kami telah melaksanakan putusan MA dengan memberikan hak-hak para mantan karyawan. Dengan pemberian hak tersebut sedianya mereka memiliki uang untuk melunasi utang mereka kepada PT Smelting,” ujar Tim Legal PT Smelting Hari Purnomo, Senin, 13 Juli 2020.

Dia juga menegaskan, bahwa pihaknya sebenarnya menunggu iktikad baik dari para mantan karyawan untuk melunasi utangnya. Namun bukannya membayar, mereka justru mengajukan beberapa kali gugatan kepada PT Smelting.

Saat dikonfirmasi di kantor Legal PT Smelting, para Legal PT Smelting menyayangkan sekali sikap mantan karyawan yang di-PHK massal mengapa tidak menggugat pihak asuransi sebagai peng-covernya?.

Sementara hasil sidang siang tadi 13/07 majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik memutuskan bahwa tergugat (mantan karyawan) berkewajiban membayar dan sah dilakukan sita jaminan (dalam hal ini majelis mengabulkan untuk rumah hak milik yang disita),**ER.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here