Lhoo., Tak Pernah Utang, Tercatat Sebagai Debitur FIF

0
600

Gresik, www.panjinasional.net  – Tidak merasa pernah mengajukan kredit, sejumlah warga di Gresik mendatangi Kantor Cabang FIF Gresik, lantaran namanya terdaftar sebagai debitur. Kamis (25/6/2020).

Dari data sementara yang berhasil dihimpun, ada sekitar 200an warga Gresik yang mengalami nasib seperti itu. Beberapa diantaranya baru menyadari setelah menanyakan soal BPKB yang tidak kunjung diserahkan dalam kurung waktu cukup lama.

“Kami datang ke sini (Kantor FIF Gresik) bersama beberapa orang. Untuk menanyakan kenapa kok sampai terdaftar sebagai debitur di FIF, padahal beli motornya tunai. Dan tidak pernah menandatangani kontrak kredit,” ujar Nurul Yatim, Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, Gresik yang datang mendampingi warganya.

Pihaknya juga sudah pernah menemui pihak managemen FIF Gresik namun belum dapat jawaban yang memuaskan. Selang tiga hari kemudian dia kembali datang dengan mengajak beberapa korban yang lain.

“Harapan kami bisa bertemu dengan pimpinan cabangnya. Tapi ternyata hanya ditemui oleh pegawai yang tidak memiliki kewenangan atas persoalan ini,” ungkap Yatim yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gresik ini.

Warga yang mengalami nasib seperti ini jumlahnya mencapai ratusan. Kasihan jika persoalan ini tidak segera diselesaikan. Mereka korban penipuan.

“Kami akan koordinasi dengan teman-teman kepala desa untuk mendata warganya yang jadi korban. Tidak menutupkemungkinan bila persoalan ini tidak terselesaikan, kami akan menempuh jalur hukum,” ungkapnya.

Alia, seorang guru TK yang  menjadi korban mengaku baru tahu dirinya sebagai debitur FIF Gresik, saat dia mengajukan kredit ke FIF Lamongan.

“Saya kaget saat mau mengajukan kredit tunai ke FIF Lamongan. Nama saya kok katanya punya tunggakan kredit motor di FIF. Padahal beli motornya cash. Makanya saya baru menyadari kenapa BPKBnya kok belum juga keluar,” katanya.

Sementara perwakilan pihak FIF Gresik Edy Siswoyo saat dikonfirmasi  mengaku baru mengetahui kedatangan para warga setelah dikabari oleh rekannya sebab saat ini tidak bisa masuk kantor karena sakit.

“Maaf saya belum masuk, masih sakit di rumah. Iya mas, saya baru tahu sekarang. Tadi sih teman-teman ada yang kabari, ada yang datang ke FIF,” ujar Edy saat dihubungi via pesan whatsapp, Kamis (25/6/2020).

Edy selaku Head Of Remidial di FIF Gresik ini juga ingin secepatnya mengetahui oknum di balik persoalan ini. Sehingga pihaknya bisa melakukan tindakan untuk menyelesaikan kasus ini.

Sementara Ketua AKD Gresik akan terus mengumpulkan data warga yang menjadi korban penipuan yang tanpa ada pengajuan tetapi tercatat sebagai debitur di perusahaan pembiayaan (Leasing) tersebut. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here