Pasca Viral di Media, Pekerja Pabrik Bata Ringan Menutupi Material Hitam

0
168

Gresik, www.panjinasional.net – Dibelakang pabrik bata ringan yang ada di desa Kertosono kecamatan Sedayu Gresik, siang tadi sekitar pukul 13.40 Rabu (24/6/2020) terlihat ada lima orang pekerja yang menutupi material berwarna hitam dengan material pecahan bata ringan yang berwarna abu-abu.

Pasca pemberitaan di media online panjinasional.net, nampaknya manajemen pabrik berupaya menutup material hitam yang menurut informasi dilapangan itu adalah materil sisa pembakaran Batubara.

Kondisi lahan di belakang pabrik merupakan bekas galian C dengan kedalaman diperkirakan lebih dari 10 meter. Menurut info dilapangan bekas galian tersebut menjadi pembuangan limbah batu bara. Kemudian diatasnya di tutupi material pecahan – pecahan bata ringan sehingga material hitam itu tidak nampak.

Material apa yang berwarna hitam tersebut, sehingga setelah beredarnya pemberitaaan tentang pembuangan  limbah B3 pihak perusahaan menutup dengan material lain. Benarkah tidak ada unsur Bahan Beracun dan Berbahaya di lokasi pembuangan tersebut? Jika ada maka dikawatirkan akan menyebabkan  pencemaran lingkungan di area tersebut.

Hendro Widiatmoko, SH selaku HRD &GA Manager yang menejelaskan bahwa perusahaan tempatnya bekerja telah mengantongi ijin Tempat  Penyimpanan Sementara sebelum Limbah tersebut diangkut oleh Transporter.

“  Kami telah bekerja sama dengan pihak ke-3 yang sudah memiliki ijin, dalam pengelolaan limbah B3 lanjutan. Sedangkan urugkan di belakang pabrik merupakan pecahan bata ringan yang tidak mengandung limbah B3” ungkap Hendro (20/6/ 2020).

Meski telah mengaku telah mengantongi ijin Tempat Penyimpanan Sementara tidak serta merta bisa memanfaatkan limbah tersebut untuk menguruk lahan guna perluasan perusahaan. (tim) Bersambung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here