Pamekasan. www.panjinasional.net Lambatnya penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di sejumlah desa di Kecamatan Pademawu Pamekasan hingga saat ini belum ada kejelasan. Rabu (01/07/2020).

Meski sebelumnya diketahui kabupaten Pamekasan menduduki posisi dua dalam percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Indonesia, satu tingkat di bawah Kabupaten Jombang, namun masih ada saja sejumlah desa dibawah naungan Kecamatan Pademawu yang lalai dalam penyaluran BLT-DD.

Sehingga hal tersebut mendapat sorotan langsung dari sejumlah pemuda setempat yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Majungan Bersatu (HIPMA-BERSATU).

Koordinator HIPMA Syaiful Bahri mengatakan, salah satu Desa yang hingga saat ini belum menyalurkan BLT-DD tahap kedua yaitu Desa Majungan.

“Ini timbul tanda tanya besar, ada apa? tujuan kami tidak lain hanya untuk menguak dan memperjelas kelangsungan dari Dana Negara ini, kasihan warga yang sudah lama menunggu,”katanya kepada awak media.

Bahkan menurut dia, dari informasi yang berhasil di himpun, lambatnya penyaluran BLT-DD yang berjumlah ratusan juta tersebut diduga mengendap bahkan raib tanpa ada kejelasan.

Sehingga dalam waktu dekat, pihaknya akan mendatangi kantor kecamatan Pademawu untuk meminta kejelasan dan mendesak camat untuk tegas dalam mengawal bantuan sosial BLT-DD yang diperuntukkan untuk warga yang kurang mampu tersebut.

“Ini juga bagian dari tugas camat untuk mengontrol desa, kalau sampai saat ini belum ada kejelasan lalu apa yang mereka kerjakan, dan kemana uang itu,” tambahnya

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu aktivis, Marhaen Salam, menurutnya banyak kejanggalan dalam kebuntuan realisasi BLT DD tersebut perlu ditindak lanjuti, Pihaknya menegaskan akan segera melakukan langkah kongkrit untuk mengetahui siapa pemain di balik mampetnya BLT DD yang tak kunjung terealisasi tersebut.

“Kita akan kawal persoalan ini sampai ke akar-akarnya, kita lihat saja nanti langkah kami selanjutnya,” tutupnya

Sementara itu, hingga berita ini dinaikkan, pihak Pemerintah setempat belum memberikan keterangan apapun.**@roz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here