PT Prima Vos Light Block Lokasi Desa Kertosono Kecamatan Sedayu Gresik

Gresik, www.panjinasional.net  – Berdirinya perusahaan di suatu daerah tentunya diharapkan memunyai dampak positif bagi warga sekitar juga bagi perkembangan pembangnan di lingkungan ring satu perusahaan.

Perusahaan atau industri yang beroperasi mempunyai kewajiban sesuai amanat Undang – Undang No. 40 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 47 tahun 2012 tentang Tanggungjawab Sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR)

PT. Prima Vos Light Block  perusahaan yang telah bertahun – tahun memproduksi bata ringan, yang berada di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, sejak beroperasi belum pernah menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau bentuk tanggungjawab sosial di Desa termpat domisili perusahaan tersebut.  

Padahan CSR telah  diatur dalam Pasal 74 JU PT serta Pasal 15 huruf b 25/2007, bahwa setiap perusahaan harus menjalankan program CSR dengan baik sesuai peraturan.

CSR wajib dilakukan perusahaan  sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar maupun komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan.

Tidak adanya CSR dari pabrik bata ringan ke Desa Kertosono dibenarkan oleh Kepala Desa Kertosono M. Hazir Sa’dan.  Meski sudah bertahun-tahun berdiri pihak perusahaan tidak pernah menyalurkan bantuan apapun ke Desa maupun warga

” Sejak berdirinya pabrik, Belum pernah ada bantuan ataupun program CSR ke Desa dan hingga saat ini belum ada komunikasi ke pemerintah desa berkaitan dengan pemberdayaan dan program yang bisa disinergikan,” katanya, Senin (29/6/2020).

Hazir juga menyayangkan sikap manajemen perusahaan yang tidak pernah melakukan komunikasi dan acuh seakan mereka tidak ada di wilayah desa ini.

Satu contoh Misalnya terang, saat pandemi Covid-19 seharusnya perusahaan yang peka terhadap kondisi dan situasi terhadap warga sekitar perusahaan. Tidak ada sedikitpun bantuan dari perusahaan terhadap warga yang saat ini terdampak  pandemi Covid-19.

” dikala wabah pandemi covid – 19 merebak, tentunya tidak sedikit warga desa Kertosono ini juga mengalami imbas dari dampak wabah ini. Namun tidak ada sedikitpun kepedulian perusahaan untuk membantu warga. hal itu yang kami sayangkan,” ungkap Hazir.

Sementara Hendro Widiatmoko, HRD & GA PT Prima Vos Light Block  saat dikonfimasi awak media mengatakan pihaknya sudah berusaha menyerap tenaga kerja lokal khususnya dari Desa Kertosono.

 “peningkatan ekonomi  yang kami lakukan pada warga dengan merekrut 80 persen warga lokal desa sebagai pekerja kami,” kata saat dikonfirmasi via telepon selular, (29/6/2020)

Hendro menambahkan jika terkait bantuan maupun bentuk pemberdayaan yang menyentuh langsung ke masyarakat, Hendro mengaku siap bersinergi dengan desa. Ia berjanji, apapun kebutuhan desa akan disuport.

“Masalah bantuan atau kontribusi ke desa,  kami mengikuti agenda desa, saya pastikan sekali lagi kerjasama, artinya perekonomian warga yakni Warga desa sebagai pekerja,” pungkasnya. (***tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here