Surabaya.www.panjinasional.net- Sebanyak 183,860, butir pil LL siap Edar Berhasil digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dengan mengamankan empat tersangka, dua diantaranya beda jaringan, termasuk Jaringan Wonokromo dan jaringan Bendul Merisi Timur Surabaya.

Waka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Faisol Amir, Pimpin langsung Pengungkapan kasus tersebut demi keterbukaan Publik, ia menjelaskan kronologis bagaimana tertangkapnya dua jaringan tersebut.

Jaringan Wonokromo dengan barang bukti sebanyak 960 butir ditangkap pada 30 mei sore di kamar kost nya, dengan tersangka dua orang, AR. Kelahiran tahun tahun 86 kerja sebagai operator musik, MF, kelahiran 2001 pekerjaan Isi Ulang Air minum’ alamat keduanya, jalan Wonokromo Surabaya.

Jaringan Bendul Merisi timur dengan barang bukti sebanyak, 771 butir Pil merk LL, ditangkap pada 1 juni dirumahnya jalan Bendul merisi besar timur surabaya, tersangka bernama  AS, Kelahiran tahun 1979 alamat Bendul Merisi timur Surabaya.

AS, ditangkap dengan dasar pengembangan dari tersangka, yang sudah ditangkap sebelumnya, sebagai pengedar obat terlarang merk LL dari tersangka, Berkembang pada tersangka AS.

Kepada petugas tersangka mengaku hasil dari obat tersebut setiap 1000 butir dapat hasil 400 ribu, di edarkan ke orang orang yang sudah di kenalnya yaitu teman sendiri, tersangka di jerat denga pasal 196 jo. Pasal 197. UU RI no 36 tahun 2009, tentang kesehatan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maximal 15.

Waka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Menghimbau kepada masyarakat agar pemantauan anak lebih diperhatikan karena Pil tersebut murah  karena barang ini bisa di jangkau oleh uang jajan anak dalam pendidikan (sekolah)

Namun merusak jantung pola pikir dan masa depan bangsa yang kita cinta ini, pelaku mengatakan bahwa itu vitamin. Padahal sangat mempengaruhi kesehatan ujar kapolres di depan beberapa wartawan, @qhosim/Hasan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here