Kades Sudiman saat memantau kegiatan di Posko Pencegahan dan Pengendalian Covid 19

Madiun. www.panjinasional.net Begitu dahsyatnya imbas penyebaran wabah Covid-19 di dunia yang menyebabkan kematian dan kelumpuhan di berbagai sektor perekonomian yang kemudian masuk wilayah indonesia, cukup membuat panik pemerintah untuk melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 ini secara ketat.

Saat ini pemerintah berkomitmen mengambil kebijakan untuk menerapkan Sistem Social Distancing dan Lock Down untuk diterapkan di beberapa wilayah yang terindikasi wabah pandemi Covid 19 nya tinggi. 

Kebijakan pemerintah ini diambil berdasarkan pertimbangan yang matang dan bijaksana dalam upaya mengatasi dan menekan penyebaran wabah Covid-19 yang mana saat ini belum diketemukan obatnya. Pemerintah berharap agar kebijakan ini dapat diterapkan di daerah yang pandemi wabah Covid-19 nya tinggi masuk “Zona Merah”.

Melihat perkembangan penyebaran Covid-19 saat ini yang sulit terindikasi, maka khususnya wilayah Kab.Madiun juga menerapkan Sistem Social Distancing dan Lock Down untuk menekan dan mengatasi penyebaran wabah Covid-19 ini.

Diharapkan kebijakan ini dapat melindungi masyarakat dan terhindar dari kontaminasi Covid 19 ini. Terkait dengan upaya pencegahan wabah pandemi Covid 19 ini, Kades Sudiman, Desa Kedungmaron, Kec.Pilangkenceng Kab.Madiun berkomitmen untuk melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Kades bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, relawan dan unsur lembaga berkomitmen untuk All Out melakukan upaya Sosialisasi pencegahan dan pengendalian  Covid-19.

“Untuk menghadapi covid-19 ini penanggulangan dan penanganan di Desa Kedungmaron sudah sesuai dengan aturan pemerintah yang ada dan kita selalu berupaya menciptakan kondisi desa menjadi kondusif agar tidak terjadi kepanikan masyarakat.Sebagai upaya nyata, kami bersama unsur perangkat desa, relawan, lembaga bersatu padu dan bergotong-royong untuk berusaha mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 terutama diwilayah Desa Kedung Maron ini. Alhamdulillah untuk saat ini situasi dan kondisi desa ini cukup kondusif serta kesadaran masyarakat juga cukup tinggi dalam ikut serta mencegah penyebaran wabah Covid 19 ini” terang Kades Sudiman.(22/5/2020).

Upaya-upaya yang telah dilakukan pihak desa antara lain dengan membentuk Posko-Posko Pencegahan dan pengendalian Covid 19, Pembagian masker, penyediaan Hand Sanitizer, Penyediaan Ruang Isolasi serta upaya Penyemprotan di lingkungan desa dan tempat-tempat umum.

Bagi pendatang dari Zona Merah khususnya yang dicurigai terkena dampak Covid-19 diberlakukan tindakan khusus penyemprotan total keseluruh tubuh sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 masuk ke wilayah desa ini.

Terkait penanganan dan penanggulangan Covid-19 ini, pihak desa telah membuat Gerakan dengan melibatkan semua relawan dari semua unsur yang ada baik dari elemen masyarakat, karangtaruna, PKK, BPD, LPKMD, TNI, Polri dan Perangkat desa dilibatkan di Posko Siaga untuk memantau secara optimal terutama orang-orang yang diindikasi /dicurigai terkena dampak wabah pandemi Covid-19 ini untuk sesegera dilakukan upaya penanganan dan penanggulan dengan isolasi diri atau dikarantina sampai kondisi seseorang itu pulih dari dampak Covid 19.(Warti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here