Tersangka

Sumenep, www.panjinasional.net Satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Sumenep, kembali menunjukkan taringannya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba jenis sabu, diwilayah hukum Polres Sumenep, Madura, Jawa timur.

Kali ini Satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Sumenep berhasil megungkap dan mengamankan tiga orang sekaligus yang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba jenis sabu.

Pengungkapan dan penangkapan tersebut dipimpin langsung KBO Resnarkoba Iptu Agus Rusdiyanto, SH, Pada hari Senin tanggal 4 Mei 2020 sekira pukul 16.00 Wib.

Ketiga terlapor yang berhasil diamankan oleh Satreskoba masing-masing berinisial: 1. YCK (30) Perempuan asal Kelurahan Bangselok. 2 HW (33) laki-laki asal Dusun Pajagalan Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang. 3 AG (37) laki-laki asal Dusun Pajagalan Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang Laok.

Penangkapan terhadap ketiga orang tersebut dilakukan ditempat atau dilokasi yang berbeda, terlapor berinisial YCK dan HW ditangkap di Jl. KH, Agus Salim Desa Pangarangan Kecamata Kota, Kabupaten Sumenep tepatnya di depan lapangan Giling Sumenep. Sementara AG ditangkap dirumahnya di Dusun Pajagalan Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang.

Dari penangkapan tersebut BB yang berhasil disita dari Tsk, yang berinisial YCK Perempuan.

a). 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,60 gram.

b). 1 (satu) unit HP merk Samsung warna Gold. 

c). 1 (satu) unit HP merk Nokia warna Biru.

Sementara BB yang berhasil disita dari Tsk yang berinisial HW laki-laki

a). 1 (satu) unit HP merk OPPO warna putih kombinasi Gold.

b). 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Scoopy No.pol: M-2507-TG warna merah hitam. 

Sedangkan BB yang berhasil disita dari Tsk yang berinisial AG laki-laki:

a). 1 (satu) unit HP merk Samsung warna putih.

b). Seperangkat alat hisap terdiri dari: sebuah bong terbuat dari botol plastik bekas yang pada tutupnya terdapat dua lubang masing-masing tersambung dengan sedotan plastik warna putih dan pipet kaca.

c). Uang tunai sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah).

Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian, bahwa kronologis kejadian penangkapan terhadap ketiga tersangka tersebut awalnya menerima informasi dari masyarakat bahwa kedua terlapor sering menggunakan dan transaksi Narkotika jenis sabu.

“Kemudian dilakukan lidik oleh anggota Satresnarkoba Polres Sumenep yang dipimpin langsung oleh IPTU AGUS RUSDIYANTO,S.H (KBO RESNARKOBA),” terang AKP, Widiarti, S, SH, Kasubag Humas Polres Sumenep melalui keterangan pers realesenya. Jum’at (08/05/2020).

Perwira Polisi berbelok tiga dipundaknya ini melanjutkan, kemudian mendapat informasi bahwa kedua terlapor berboncengan sedang mengendarai sepeda motor sesuai dengan ciri-ciri yang di informasikan berada jalan KH. Agus Salim Desa Pangarangan Kec. Kota Kab. Sumenep membawa Narkotika jenis sabu., 

“Sehingga petugas langsung melakukan penghadangan disertai penangkapan terhadap kedua terlapor yaitu Inisial YCK (30) perempuan dan HW (33) inisial,” katanya.

Saat dilakukan penggeledahan sambung dia ditemukan barang bukti pada tangan kiri terlapor YCK berupa: 1 (satu) poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu, setelah ditunjukan kedua terlapor mengakui bahwa sabu tersebut didapat dari terlapor AG.

“Kemudian petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap terlapor AG sekira pukul 16.30 wib di rumahnya alamat Dsn. Pajagalan Desa Batang-Batang Laok Kec. Batang-Batang Kab. Sumenep,” paparnya.

Hasil introgasi terlapor AG mengakui sebelumya telah menjual sabu kepada terlapor YCK bersama HW.

“Selanjutnya semua terlapor berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” sambungnya.

“Pengetrapan Pasal kepada ketiga tersangka tersebut yakni Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” pungkasnya.@ (qib/dar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here