Kades Sugeng Wibowo,S.Pd bersama Timlak sedang memantau proyek drainase di lokasi.

Panjinasional. Madiun – Permasalahan banjir yang terjadi setiap musim penghujan hampir sering dialami di semua wilayah. Sebab hal ini dikarenakan permasalahan saluran irigasi yang tidak lancar dimana banyak saluran drainase yang tidak berfungsi normal. Terkait permasalahan banjir,daerah yang dekat aliran sungai/ Selokan rawan terjadinya banjir.Hal ini dikarenakan saluran sungai /selokan banyak yang mengalami sedimentasi/pendangkalan akibat timbunan material dan juga tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai,sehingga alirannya terganggu.Untuk mengantisipasi permasalahan banjir yang terjadi di musim penghujan maka program normalisasi saluran irigasi dan program pembuatan drainase adalah fokus prioritas. Sehingga aliran air dapat mengalir secara lancar tanpa ada gangguan lagi.

Di Tahun ini,Pemerintahan Desa Tambak Mas,Kec.Kebonsari, Kab.Madiun memfokuskan program Dana Desa 2020 untuk pembangunan drainase yang bertujuan mengantisipasi terjadinya banjir. Hal ini dilaksanakan Ketika musim penghujan agar tidak terjadi banjir yang dapat menggenangi pemukiman warga desa dan jalan-jalan utama yang mengganggu arus transportasi.

“Program drainase untuk wilayah Desa Tambak Mas , tahun ini diprogramkan untuk mengantisipasi musim hujan yang berakibat banjir.Hal ini dilakukan atas dasar aspirasi dan keluhan masyarakat supaya permasalahan banjir bisa berkurang sehingga masyarakat desa dapat melakukan aktivitasnya dengan baik dan lancar.Untuk program-program lainnya apa yang menjadi aspirasi masyarakat desa akan dipenuhi dan dilaksanakan secara bertahap karena menyesuaikan anggaran yang ada. Dan untuk program drainase ini diambilkan dari anggaran program Dana Desa dan pembangunannya dilaksanakan oleh TPK yang ahli dibidangnya yang terdiri dari orang lembaga dan tokoh masyarakat desa. Pelaksanaan pembangunan drainase berada di wilayah RT.9/Rw.1 dengan biaya sebesar 123 jutaan. Dan perlu diketahui bahwa pembangunan desa ini dilaksanakan secara transparan dan merata  supaya masyarakat mengetahui semua program pembangunan desa.Dan untuk tahun ini Dana Desa yang diterima Desa Tambak Mas sekitar 2,4 M .Dan dana ini nanti dioptimalkan buat pembangunan di desa ini yang meliputi 4 dusun yaitu Dusun Grogol,Tambak Mas,Datengan dan Dsn Sriket,” terang Kades Sugeng Wibowo.

Desa Tambak Mas,Kec.Kebonsari, Kab.Madiun termasuk wilayah desa yang mempunyai wilayah cukup luas dan berpenduduk sekitar 5.296 jiwa yang sebagian besar bermata pencaharian tani.Kades Sugeng Wibowo,S.Pd  berkomitmen ingin membangun desanya menjadi desa yang maju,berkembang,mandiri dan beraklak selaras dengan visi-misi pemerintahan Kab.Madiun.

Atas nama pemerintahan desa, Kades Sugeng  mengucapkan terimakasih atas program-program Bupati Madiun terpilih yang disalurkan khususnya ke Desa TambakMas yang dapat memajukan dan mensejahterakan masyarakat.

“Saya atas nama pemerintahan desa mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah atas program-program yang telah disalurkan ke desa baik anggaran yang bersumber dari APBD maupun APBN yang langsung bersentuhan dan dirasakan oleh masyarakat desa,” tegas Kades Sugeng Wibowo,S.Pd (23/3/2020).

Disamping program drainase yang saat ini masih berjalan,program lainnya juga telah dilaksanakan dan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat desa.Kepada awak media,Kades Tambak Mas Sugeng menyampaikan harapannya yaitu: “Semoga ditahun mendatang program-program dari pemerintah tetap berjalan lancar untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat desa sehingga roda perekonomian desa tetap berjalan untuk menunjang tercapainya visi-misi pemerintahan desa yaitu melayani masyarakat dengan profesional dan setulus hati.” (Warti).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here