Depan, dari kiri ke kanan, Antoni, Fajar, Jajuli, Samuel, dan Benny Willem M.Pada konferensi pers ketua DPW se Indonesia Partai Berkarya di Kantor DPP jalan Pangeran Antasari Jakarta, 19 Maret 2020.


Jakarta. (Panjinasional.net) – Keberadaan Presedium Penyelamat Partai Berkarya, hari ini 19 Maret 2020, dibantah oleh DPW se Insonesia partai tersebut. Benny Williem M, dalam konferensi pers DPW Partai Berkarya di kantor DPP jalan Pangeran Antasari siang ini mengatakan Presidium Penyelamat Parpol Berkarya yang mengatasnama kader parpol se Indonesia adalah inkonstitusional dikarenakan tidak sesuai AD/ART. “Oleh karena itu, dapat dikatakan sebagai kelompok yang berkeinginan adanya suatu perpecahan dalam tubuh Partai Berkarya”, tutur Benny Williem M.

Ketua DPD Partai Berkarya Sumatera Utara Benny Williem M.

        Dirinya yang duduk sebagai ketua DPW Sumatera Utara  prihatin dengan lahirnya presidium ini. Disebabkan, mereka tidak merapatkan barisan menuju Pilkada dan persiapan pemilu 2024, tetapi malah ribut sesama anggota dengan langkah inkonstitusional atas nama seluruh kader.

       Sementara itu, ketua DPW Partai Berkarya  asal NTT yakni Antonius mengatakan kepada Jajaran Presidium penyelamat segera minta maaf kepada DPP. 

Selain itu, juga menarik rencana mengadakan Munaslub. Adapun jika itu tidak dilakukan, maka seluruh penggagas presidium penyelamat partai Berkarya identitas keanggotaan akan dicabut. Karena, membahayakan tubuh Partai dan pertumbuhan Parpol Muda pimpinan Hutomo Mandala Putra kalangan Cendana ini (Rhj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here