Lokasi pemotongan hewan di Bawean yang tidak memiliki ijin

Kepala Dinas DPMPTSP: Silahkan ditulis, Monggo ditulis saja. Saya lagi Sibuk

Gresik, www.panjinasional.net   Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto diduga kecolongan dengan telah mengeluarkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sebuah Tempat Pemotongan Hewan (TPH) yang belum melengkapi dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. 

IMB TPH atas nama Rahem pemilik UD. Rizal Bersaudara ini dikeluarkan dan di Tandatangani oleh Bupati Gresik Sambari Radianto tanggal 13 Agustus 2012. Tanpa meneliti kelengkapan persyaratan yang semestinya dilengkapi oleh semua yang mengajukan ijin IMB.   

Dalam pengajuan IMB sebuah Bangunan yang akan dijadikan tempat atau kegiatan usaha, pemohon wajib memberikan atau membuat AMDAL untuk usaha skala besar atau UKL/UPL bagi pengusaha skala kecil dan menengah. 

Dalam penelusuran wartawan Panjinasional.net bahwa Salah satu IMB TPH milik UD. Rizal Bersaudara yang berada di Kecamatan Sangkapura Bawean belum pernah melakukan pengajuan dan pembuatan analisa UKL/UPL yang semestinya dilakukan untuk selanjutnya mendapatkan rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Gresik jika memenuhi persyaratan atas pengelolaan dampak lingkungan tersebut. 

Saat ini di kecamatan Sangkapura Bawean terdapat tiga Tempat Pemotongan Hewan yang direkomendasi dari Dinas Kelautan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Gresik, diantaranya milik  Rahem (UD. Rizal Bersaudara), H.Moh Nur (UD. Nur Lima Bersaudara) dan Imran Rasidi.

Sangat Ironis sekali untuk skala Kecamatan Sangkapura Bawean  yang terdiri dari 17 Desa terdapat tiga Tempat Pemotongan Hewan (TPH).  Maka Persaingan Usaha yang tidak sehat ini sangatlah merugikan pelaku usaha. 

Pemberian Tiga Rekom TPH dan dua IMB TPH ini semestinya harus dievalusi, terlebih lagi satu pengusaha atas nama Imran Rasidi tidak memiliki ijin lengkap dan sempat di periksa di Polsek Sangkapura terkait Surat kelengkapan untuk TPH. 

Mohon Tanggapan : Bupati Gresik / Kepala Dinas DPMPTSP

Mulyanto Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan dia tidak mengetahui hal itu.

“Saya tidak tahu masalah tersebut, silahkan kalau mau di tulis, Monggo di tulis saja saya lagi sibuk” jawab  Mulyanto sembari menutup telepon genggam nya ( 12/3/2020)

Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri berkomitmen untuk mempermudah pelayanan pengurusan ijin dalam satu Tempat yakni Mall Pelayanan Publik (MPP) yang disambut baik oleh masyarakat dengan catatan semua persyaratan dan kelengkapan dipenuhi. ( Shol/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here