Kades Subroto bersama Timlak memantau program pengaspalan hotmix

www.panjinasional.net Madiun – Demi untuk membangun dan memajukan pembangunan desa,Kades Subroto berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembangunan jalan desa melalui program pengaspalan Hotmix.

Dalam pencairan tahap pertama program DD 2020 ini sebesar 328 juta bulan januari kemarin,anggaran ini difokuskan untuk program pengaspalan jalan dengan Hotmix di wilayah 4 titik yaitu Rt.6,12,19 dan Rt.23. Kades Wayut berkeinginan untuk meningkatkan kualitas jalan dengan Pengaspalan Hotmix yang bertujuan supaya kondisi jalan desa maupun jalan lingkungan menjadi bagus,awet dan bertahan lama terlebih keberadaan Desa Wayut Kec.Jiwan menjadi tamping kota yang berbatasan dengan wilayah Pemkot Madiun.

Wilayah Desa Wayut,Kec.Jiwan ini berada diposisi yang strategis sehingga sedikit banyak pengaruh perkembangan pembangunan kota ini juga mempengaruhi mindsite penduduknya untuk berkreasi dan berinovasi membangun dan memajukan desanya.

Menurut Kades Subroto, program pengaspalan jalan dengan Hitmix diprioritaskan karena program pengaspalan ini dapat segera dilaksanakan untuk mengejar SPJ dan menyikapi keberadaan musim saat ini. Sehingga proses penyerapan dan pengelolaan Dana Desa 2020 dapat segera dioptimalkan untuk membangun program infrastruktur yang dibutuhkan desa disamping mendukung program pemberdayaan masyarakat.

“Program pengaspalan hotmix ini dilaksanakan karena program ini lebih cepat segera diterapkan untuk mengejar SPJ. Sehingga dengan pelaksanaan proyek yang cepat nantinya dapat segera menyerap anggaran DD untuk tahap berikutnya,” terang Kades Subroto.

Untuk program pengaspalan hitmix ini telah dilaksanakan di 4 titik dan ditangani oleh Timlak yang diketuai Wahyu Santoso dibantu masyarakat. Pembangunan melalui Program Dana Desa nantinya dilaksanakan diseluruh wilayah Desa Wayut yang terbagi 4 dusun dengan pelaksananaan pembangunan secara bertahap menyesuaikan anggaran yang ada.

Dengan jumlah sekitar 6500 jiwa ini menjadi aset yang cukup berharga untuk membangun dan memajukan desanya selaras dengan visi-misi pemerintah daerah dan pusat.Menurutnya bahwa visi misi pemerintahan desa itu harus sama dan linier dengan visi’misi pemerintah daerah dan pusat.Pemerintah desa harus mengikuti apa yang menjadi aturan dan kebijakan pemerintah dan tidak boleh bertentangan.

“Visi-misi desa harus sama dan linier dengan pemerintah daerah dan pusat yaitu aman,damai,sejahtera dan berakhlak,”tegas Kades Subroto.(3/3/2020.

Terkait harapan Kades ke pemerintah adalah dengan kebijakan pemerintah yang baru untuk menyelesaikan perencanaan APBDes harus selesai per 31 Desember maka kedepan desa akan lebih bagus dan mudah untuk merencanakan program pembangunan desanya.(Warti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here