Kakek Cabul beserta barang bukti

Sumenep, www.panjinasional.net Kakek 60 tahun asal desa Sepanjang Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur., harus menikmati sisa-sisa umurnya di balik jeruji besi.

Sebab kakek 60 tahun yang berinisial A.L ini diduga telah melakukan perbuatan terkutuk dengan mencabuli anak yang masih dibawah umur, bahkan atas perbuatan A.L tersebut, YU anak perempuan 13 Tahun yang masih duduk dibangku SMP ini hamil diluar nikah.

Berdasarkan keterangan dari Pihak Kepolisian melaui pesan realese nya yang dikirim melalui WA grup Mitra Humas Polres Sumenep kejadian tersebut Pada hari dan tanggal lupa bulan November 2019 sekira pukul 13.00 wib di semak-semak tanah tegalan milik pelaku A.L Inisial di Dsn. Tembing Ds. Sepanjang kec. Sapeken kab. Sumenep.

“Awal bulan Januari 2020 Pelapor diberitahu oleh istrinya yang curiga terhadap perubahan fisik dan tingkah laku anaknya  yg bernama YU, yang agak kurusan, sering berdiam diri (murung) dan sudah tidak datang bulan, Pelapor mengira YU sedang sakit,” demikian kata AKP. Widiarti, SH, Kasubag Humas Polres melalui realese  WA Grup Mitra Humas Polres Sumenep. Minggu (19/1/2020)

Lebih jauh menurut Kasubag Humas Polres Sumenep, memaparkan, pada hari Selasa tanggal 8 Januari 2020 sekitar pukul 13.00 Wib sewaktu Pelapor bersama istrinya UTIYA berada di rumah didatangi oleh Bu MUKMA  bidan desa yang ada di Ds. Sepanjang Sapeken, menyampaikan bahwa anak Pelapor bernama YU saat ini dalam keadaan hamil berdasarkan tes urine yang dilakukan oleh Bu MUKMA, akan tetapi Pelapor maupun SUTIYA (istri Pelapor) tidak percaya tentang kejadian tersebut.

“Pada hari Minggu tanggal 12 Januari 2020 sekira pukul 16.00 Wib, SUTIYA (istri Pelapor) membawa YU kepada Bu ENDANG yang juga berprofesi sebagai Bidan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap YU dan ternyata hasil pemeriksaan dari Bu ENDANG sama dengan penjelasan dari Bu MUKMA yang menjelaskan  YU sudah hamil dengan usia kandungan sekitar 2 (dua) bulan lebih, sehingga Pelapor dan istrinya kaget seakan tidak percaya,” paparnya.

Kemudian lanjut AKP Widiarti, Pelapor menanyakan langsung kepada  YU yg menjelaskan bahwa YU disetubuhi oleh A.L Inisil yang terjadi pada hari dan tanggal lupa sekitar bulan November 2019 sekira pukul 13.00 wib di semak – semak tanah tegalan milik A.L alamat Dsn. Tembing Ds. Sepanjang Sapeken.  

“Setelah mengetahui kejadian tsb  Pelapor melaporkan kepada Kepala Desa Sepanjang sehingga pada hari Kamis tanggal 16 Januari 2020 sekira pukul 09.00 Wib Pelapor bersama pihak A.L Inisial di kantor Balai Desa Sepanjang yang dihadiri oleh Kepala Desa dan perangkat Desa,” sambung dia.

“Pada saat itu A.L mengakui bahwa benar telah melakukan persetubuhan terhadap YU Selanjutnya Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sapeken, atas kejadian tersebut korban YU dalam keadaan hamil diluar nikah setelah disetubuhi oleh terlapor A.L,” tukasnya.

Barang Bukti yang diamankan dalam kasus ini:

a. Sebuah kerudung warna hitam polos.

b. Sebuah kaos lengan panjang warna abu-abu kombinasi garis-garis warna hitam dan terdapat kancing pada bagian tengah warna hitam serta dibagian depan tertulis “MOCHINO”.

c. Sebuah celana training panjang berbahan katun warna abu – abu kombinasi biru.

d. Sebuah rok panjang warna merah motif bola warna hijau.

e. Sebuah celana dalam warna putih motif gambar kulit macan tutul..

“Untuk Penerapan Pasalnya yakni

Tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan terhadap anak , sebagaimana dimaksud dlm pasal 81, 82 UU RI no. 17 th 2017 atas perubahan UU RI no. 35 th 2014, tentang perlindungan anak,” tandasnya.@dar/qib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here