Presiden the World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani di Tanah Tak Bertuan Perbatasan Indonesia dengan Papua New Guinea
Begitu menginjakan kaki di Tanah Tak Bertuan, Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani, Selama Lima menit merenung “Memejamkan mata”, berterima kasih pada alam semesta dan berdoa untuk Perdamaian Dunia.

www.panjinasional.net – Pada Sabtu sore (18/1/2020) Presiden the World Peace Committee 202 Negara (www.twpc202.org) HE Mr Djuyoto Suntani, menginjakkan kaki di Tanah Tak Bertuan Perbatasan Negara Indonesia dengan Papua New Guinea.

President the World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani tersenyum tulus dengan latar belakang bendera Papua New Guinea

Setelah menginjakan kaki di Tanah Tak Bertuan, Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani, Selama Lima menit “memejamkan mata”, berterima kasih pada alam semesta dan berdoa untuk Perdamaian Dunia.

Setelah Membuka mata, di depan puluhan orang Indonesia dan orang Papua New Guinea, Tokoh Besar Dunia kelahiran Jepara Jawa Tengah Indonesia Ini, menyampaikan pesan Perdamaian untuk semua Umat manusia di seluruh penjuru Dunia

“Kita semua adalah Satu Keluarga Bumi,” pesan Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani di depan masyarakat Indonesia dan masyarakat Papua New Guinea.

Sebuah simbol pesan damai
Kita semua adalah Satu keluarga Bumi

“Kita semua tinggal di Bumi yang sama, minum air yang sama, menghirup udara yang sama, di bawah Langit yang sama, berasal dari Tuhan yang sama, pasti meninggal di Planet Bumi yang sama. Sebagai Satu keluarga Bumi, saya minta kita Harus saling menyayangi, saling menghormati, saling mendukung serta bekerja sama merawat alam semesta dengan Hati yang baik,” demkian pesan Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani, yang diaminkan semua orang yang hadir.*teamwpc.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here