Pamekasan. www.panjinasional.net Hingga Tahun 2020, Realisasi Dana Desa (DD) pada tahun 2019 lalu di Kabupaten Pamekasan belum semoanya tuntas, karena masih ada dua Desa di Kabupaten Pamekasan tidak bisa mencairkan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan, Moh Alwi mengatakan, dua desa yang tidak bisa mencairkan DD tersebut lantaran tidak bisa menunjukkan surat Laporan Pertanggungjawaban (SPJ) yang jelas.

“Dua desa di Pamekasan tidak mencairkan. Kendalanya tidak tuntas dan ada permasalahan dengan SPJ,” katanya, Rabu (15/01/2020).

Tak hanya itu menurutnya Dana Desa yang dialokasikan untuk pembangunan insfratruktur itu antara LPJ dan realisasi di lapangan berbeda, sehingga harus ditunda tahun 2020.

“SPJ yang dibuat oleh desa harus betul-betul bisa dipertanggung jawabkan realisasinya di lapangan,”Tambahnya

Hanya saja menurutnya, DD yang tidak bisa dicairkan itu menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) untuk tahun 2020. 

“Namun untuk mencairkan, desa dituntut bisa membuat laporan yang bisa dipertanggung jawabkan,”Tutupnya,*roz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here