Pamekasan, www.panjinasional.net Kasus penggelapan uang senilai 2,7 Miliar oleh Teller Bank Jatim Unit Keppo, Kecamatan Galis, Pamekasan, saat ini mulai menunjukkan perkembangan.

Pelaku inisial (AF) yang telah menyandang status sebagai tersangka sudah menjadi tahanan Polres Pamekasan sejak beberapa minggu yang lalu, dan sudah dititipkan di Lapas Klas IIA Pamekasan.

Namun yang lebih mengagetkan, ternyata AF dikabarkan adalah istri seorang Pejabat/Birokrat atau orang mempunyai kedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintah di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Iyaa ada. Keluarga pelaku mengarah kesana, lebih jelasnya tunggu perkembangan,” Kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan Andri Setya Putra kepada Awak Media. Senin, (13/01/2020)

Namun sayang pihaknya enggan menyampaikan lebih jelas terkait suami pelaku posisinya di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Pelaku dikenakan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman kurang lebih 5 tahun,”Tambahnya

Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan, Hanafi membenarkan, bahwa AF tersangka kasus penggelapan uang milik nasabah Bank Jatim Unit Keppo telah di titipkan di Lapas Klas IIA Pamekasan sekitar seminggu yang lalu.

“Tersangkanya sudah ada di sini. Dia dititipkan di Lapas Klas IIA Pamekasan ini, kurang lebih seminggu yang dikirim kesini,”  Tutupnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here