Para Siswa dan Guru SDN Bungurasih Waru

Sidoarjo. www.panjinasional.net Untuk menyadarkan kita dan memberikan pemahaman terutama pada generasi muda, untuk menjaga pola hidup sehat,  serta menjaga dan melestarikan alam ini, dan menjadikan bumi lebih bersih, indah, dan hijau dan juga mengurangi dampak Global Warming (Pemanasan Global) akibat lapisan ozon di bumi ini semakin menipis.

Maka SDN Bungurasih Waru Sidoarjo menyelenggarakn Seminar Vegan dan Go Green.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa yang berjumlah 550 anak,  mulai kelas 1 hingga kelas VI, beserta wali murid, dibagi dibagi 2 tahap.

Tahap pertama khusus siswa  yang dilaksankan di Gedung Serba Guna di Bungurasih pada 20 Desember 2019, sedangkan tahaf kedua para wali murid dilaksanakan pada Sabtu, 4 Januari 2020 di ruang kelas SDN Bungurasih. Seminar ini mengusung tema 

“Demi Kesehatan, Demi Hak Satwa,  Dan Bumi”.

“Vegetarian adalah orang yang hanya berhenti mengkonsumsi daging saja, namun kelompok vegan adalah orang yang tidak mengkonsumsi semua produk hewani secara total, termasuk telur, susu, dan keju. Vegan ini sumber gizi  berasal dari sayur sayuran, buah buahan, kacang kacangan, dan umbi umbian” ungkap Sri Wahyuni selaku anggota komunitas Vegan.

“Tujuan seminar ini adalah untuk dunia yaitu penyelamatan bumi yang pada saat ini mengalami kerusakan dan pemanasan global akibat ulah kita sendiri. Go green disebut juga dengan Penghijauan” lanjut Sri Wahyuni.

Sementara itu kepala SDN Bungurasih Dra.Retno Wahyuningsih MM, sangat mendukung walau belum 100 % program Vegan ini.

” Makanan yang dijual adalah tidak mengandung MSG sehingga anak anak terhindar dari sakit yang terpenting anak anak sudah memahami pola hidup sehat” kata Retno

“Kami hanya memberikan pengarahan kepada wali murid dengan vegan murni dan semi vegan, yang penting mereka sudah mengerti mamfaat hiduo dengan pola vegan. Dan sebagai tindak lanjut anak-anak diberi pot gratis dari vegan, kemudian anak anak membawa tanah kompos dan kita beri bibit cuma-cuma dan pupuknya, dan mereka belajar bagaimana merawat tanaman” lanjut Retno.

“Harapannya dengan mengikuti program vegan kami terapkan kantin sehat, kantin vegan dan non vegan dan akan melestarikan makanan  tradisional dari nabati tanpa MSG, seperti donat dari kentang, cenil, lemet dll, sedangkan minumannya jus sirsak, sinom, dan beras kencur, semua dibungkus plastik harganya 1000 rupiah paling mahal Ro 2000. Dengan program go green di sekolah akan mengurangi sedikit adanya pemanasan global (Global Warming) ” pungkasnya. @Afd.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here