Sidoarjo. www.panjinasional.net – Berkeliling ke negara-negara eropa ( Belanda, Jerman, Spanyol, Turki, dan Repoblik Chech ) demi untuk melihat sekolah-sekolah terbaik dan culture  kehidupan di negara bersangkutan. Kunjungannya ke negara eropa ini kurang lebih hampir satu bulan mulai 30 September , kembali 17 Oktober 2019. Dalam pernyataannya ustadz Syarif, M.Pd. selaku Dewan Penasehat Pendidikan Yayasan Insan Kamil Sidoarjo mengatakan” bahwa sekolah terbaik adalah sekolah yang leluasa mengembangkan managamentnya sesuai dengan prinsip agile dan memenuhi tujuan pembelajaran yaitu pengetahuan, pengalaman, ketrampilan, dan nilai”.

Dalam kunjunganya ke ASHRAM COLLEGE di belanda beliau bertemu dengan Mr Willy Wijnands, seorang guru yang menerapkan metode pendidikan yang dinamai dengan EDU SCRUM, dalam diskusinya di simpulkan bahwasanya metode inilah yang kedepannya akan mampu melejitkan potensi dan  mampu menjadikan siswa memiliki ketrampilan 10 C ( Communication, Collaboration, Critical Thinking, Creative and Innovation, Confidence, Compettion Readiness, Courageous, Contribution, Cyber Technology, culture and Religoin ) pada abad 21.

“Scrum adalah cara kerja beberapa orang (dari berbagai latar belakang pekerjaan) yang tergabung dalam satu tim, fokus dalam memberikan hasil kerja yang produktif, kreatif, memiliki value yang setinggi mungkin dan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap setiap perubahan (flexible ). Edu Scrum adalah sebuah penerapan managament perusahan dalam dunia pendidikan yang komponenya meliputi Scrum Master ( Kepala Sekolah ), Produck Owner ( Guru ), Development Tim ( Siswa ) ” terang ustadz Syarif.

Dalam prakteknya, guru mengajak para siswa untuk merancang kegiatan pembelajaran yang akan dipelajari selama satu semester mulai dari aturan pembelajaran, materi pembelajaran, waktu yang dubutuhkan, dan target pembelajaran. Target-target pembelajaran yang sudah disepakati dituliskan di kertas-kertas kecil yang dinamakan backlog dan ditempelkan untuk mempermudah pengontrolan target yang sudah. “Metode ini masih diterapkan di 3 negara, dan Indonesia Akan menjadi yang ke 4 yaitu Yayasan Pendidikan Insan Kamil Sidoarjo” pungkasnya. Imam Syahroni/afd.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here