Petugas Saat Menempel Stiker di salah satu rumah warga penerima Bantuan
Petugas Saat Menempel Stiker di salah satu rumah warga penerima Bantuan

Gresik, www.panjinasional.net   – Sebanyak 18 KK Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 2 KK Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah Gresik mengundurkan diri gara – gara rumahnya di tempeli Stiker bertuliskan “Keluarga Miskin” oleh pemerintah Desa setempat.  

Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim mengungkapkan, ide penempelan stiker di rumah warga tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Desa Sekapuk tentang penempelan stiker atau kabel bagi warga miskin penerima bantuan.

Cara tersebut ternyata mampu menyadarkan masyarakat yang sudah kaya namun masih menerima bantuan pemerintah.  Dari aktifitas penempelan Stiker tersebut ternyata ada belasan keluarga yang langsung mengundurkan diri dari penerima bantuan.

“Mungkin mereka malu ketika ditempeli stiker itu, meskipun rumahnya bagus kalau tak mau mundur ya tetap ditempeli stiker ini,” kata Halim.

Menurut Halim  dari data Pemdes Sekapuk ada 205 KK penerima PKH, 18 KK diantaranya mengundurkan diri. Sedangkan 2 penerima BPNT juga mundur, karena menolak rumahnya ditempeli stiker.

“Hari pertama berhasil menempel Stiker di 25 rumah, sebab door to door wajib ketemu langsung sama orangnya. Program ini masih terus berjalan, sebab jangan sampai orang kaya namun menerima hak orang yang prasejahtera,” ungkapnya.

Masih kata Halim, desa membuat tiga stiker dengan warna berbeda. Stiker hijau merupakan kategori keluarga miskin yang hamil dan menyekolahkan anak, kemudian stiker kuning merupakan keluarga miskin ada yang sakit baik fisik maupun mental. Kemudian stiker merah berarti keluarga miskin ada lansia diatas 70 tahun.

“ Sederhananya gini, agar juga para tetangga peka dengan kondisi tersebut. Jika ditempeli ya benar-benar prasejahtera dan ayo dibantu,” pungkasnya.

Sementara Sentot, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik mengapresiasi dan mendukung langkah yang dilakukan oleh Kepala Desa Sekapuk. Dia juga berharap hal tersebut diikuti oleh kepala desa yang lain.

“ Langkah yang dilakukan oleh Kades Sekapuk itu sangat membantu dalam meluruskan data yang mungkin terdahulu ada kekeliruan. Dengan begitu penyaluran bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran. Mudah-mudahan Kepala Desa yang lain mengikuti langkah tersebut.” Terangnya. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here