Wakil Walikota Bekasi Tri H. Cahyono (berpeci hitam) dan Presdir DBS Paulus Sutisna (bertopi hitam) saat Lakukan Penanaman Pohon Sukun di Hutan Kota Bekasi.

Bekasi, www.panjinasional.net Sebagai salah satu upaya membuat kota menjadi hijau yakni harus  dengan cara membuat hutan kota dengan menanam tanaman keras perkebunan sehingga kota yang umumnya berpenduduk padat tetap memiliki paru-paru kota memadai karena oksigen cukup.

Wakil Walikota Bekasi Tri H Cahyono mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara penanaman seribu pohon tanaman perkebunan di hutan kota patriot  Bekasi Rabu 4 Desember 2019.

Wakil Walikota Bekasi Tri H Cahyono, tengah memberikan sambutan pada penanaman seribu pohon di hutan kota Bekasi, Rabu 4 Desember 2019.

Menurutnya, Populasi  penduduk yang semakin banyak dengan area terbatas harus tetap terjaga kesehatan udara lingkungan. Adapun salah satu cara menjaga lingkungan dengan udara sehat yaitu dengan melakukan penghijauan kota seperti yang dilakukan kali ini kerja sama dengan Bank DBS Indonesia.

Menyinggung tentang tanaman keras yang ditanam, termasuk juga tanaman Sukun. Ia menjelaskan, Sukun merupakan tanaman penghasil nutrisi dapat sebagai variasi pengganti nasi atau beras agar manusia tidak ketergantungan dengan makanan tertentu. “Diharapkan masyarakat pun mau mencontoh dengan melakukan penghijauan menanam Sukun untuk menambah variasi nutrisi pengganti nasi atau beras”, tutur Tri H Cahyono.

Sementara itu, presiden direktur Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna mengatakan, Aksi tanam merupakan gerakan sukarelawan karyawan Bank DBS Indonesia dengan maksud memberi nilai positif terhadap lingkungan. Aksi tanam pohon berthemakan “Plant More, pollute less” yakni jaga dan lestarikan lingkungan. Kepada masyarakat, Paulus Sutisna mengajak agar segenap masyarakat bersama dengan media menjadi agen pelestari lingkungan.(Rhj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here