www.panjinasional.net Sumenep – Harapan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab)  Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk segera bisa mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini tinggal menunggu Rekomendasi atau Perstujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sepertinya bakal kandas dan pupus ditengah jalan. 

Pasalnya, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mulai mengeluarkan sinyal tidak akan mengeluarkan Rekomendasi persetujuan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang masih kosong, sebelum Pemkab Sumenep  melaksanakan rekomendasi yang pertama sesuai regulasi.

Kukuk Heruyanto menyampaikan, selama Rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait dengan persoalan Mutasi/Rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) pada 25 April 2019 lalu belum dilaksanakan oleh Pemkab Sumenep. Maka Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tidak akan pernah mengeluarkan Rekomendasi Permohonan Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut.

“Yang jelas teman kita di Monev itu akan selalu bertanya kepada kami, Rekom yang pertama dari KASN terkait dengan Mutasi/Rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau Jabatan Pimpinan Tinggi (PPT) tanggal 25 April 2019 itu apakah sudah dilaksanakan oleh Pemkab Sumenep apa masih belum. Kalau belum kami pastikan untuk permohonan Salter selanjutnya gak akan kita (KASN.red) berikan Rekomendasi,” kata Kukuh Heruyanto kepada awak media Panjinasional, Selasa (03/12) melalui sambungan selulernya.

Lebih jauh Kukuh, sapaan akrab dari Asisten Komisioner (Askom) itu menyampaikan bahwa, untuk mendapatkan Rekomendasi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, Pemkab Sumenep harus menindak lanjuti Rekomendasi pertama yang dikirimkan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terlebih dahulu. 

“Yang pasti Rekom yang pertama kami tindak lanjuti dulu, baru kemudian Rekom Permohonan Salter selanjutnya, itupun kalau memenuhi semua persyaratan, baru kita (KASN) Rekom itu kita setujui,” tegas dia.

Sementara saat dikonfirmasi ketempat kerja Kepala Bidang Mutasi BKPSDM, DR. Suharjono belum bisa memberikan tanggapan. Karena pihaknya masih akan meminta ijin dulu ke atasannya. Rabu (04/12).@qib/dar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here