Djuyoto Suntani saat wawancara dengan wartawan usai penetapan Hari Ukhuwah Se-Dunia di Monas Jakarta

www.panjinasional.net Jakarta – Sebagai Tokoh paling berpengaruh di Planet Bumi, paling dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat international 202 Negara juga menjabat sebagai Presiden The World Peace Committee YM Mr Djuyoto Suntani, atas nama masyarakat international yang mewakili delapan milyar Warga Bumi dengan tegas menetapkan Tanggal 2 Desember sebagai Hari Ukhuwah Dunia atau World Brotherhood Day.

Sebagai Dasar dan alasan penetapan 2 Desember sebagai Hari Ukhuwah Dunia berasal dari masukan Perwakilan the World Peace Committee pada 202 Negara yang 90 persen Orang Non Islam. Koordinator pengumpulan informasi ditangani oleh Eksekutif Chairman the World Peace Committee Mr Samuel Mathew Downing yang Tokoh Kristen tinggal di Washington DC, Amerika Serikat.

Koordinator korespondensi data ditangani oleh Kepala Perwakilan the World Peace Committee di Armenia Madam Susanna Gasparyan, tokoh Kristen Orthodox. Penerima masukan ditangani oleh Kepala Perwakilan the World Peace Committee di Brazil Madam Gislene Pascutti yang beragama Katolik. Penghimpun usulan ditangani Duta Besar the World Peace Committee di Afrika Selatan YM Ratu Sheba, Tokoh Kristen.

Sedangkan Legalitas Penetapan oleh Deputy President the World Peace Committee untuk Eropa Timur Mr Andrii Melnyk di Kremenchuk Ukraina yang beragama Kristen Orthodox. Pemutakhiran data oleh Direktur Hubungan Antar Lembaga the World Peace Committee di India Mr Ashok Awekar yang Tokoh Hindu.

Koordinator Penyimpan semua data dan pengesahan Hari Ukhuwah Dunia oleh Sekretaris Jenderal the World Peace Committee di Italia Prof. Dr Francesco Paolo Scarciolla di Italia yang beragama Katolik bersama Chairman the World Peace Committee di Pakistan Prof. Dr Agha Tareq Khan.

Adanya Sembilan Alasan Presiden Dunia YM Mr Djuyoto Suntani menetapkan dan meresmikan 2 Desember sebagai Hari Ukhuwah Dunia adalah:

1), Pengumpulan jutaan Massa Secara sepontan pada 2 Desember 2016 merupakan yang Pertama di Dunia.

2), Jutaan massa yang berkumpul datang dengan ikhlas atas inisiatif sendiri.

3), Jutaan Massa yang berkumpul semua untuk menyampaikan Suara Hati nurani.

4), Jutaan Masa yang berkumpul, semua bertanggung jawab atas diri sendiri.

5), Jutaan massa yang berkumpul berlangsung tertib, aman dan damai.

6), Logistic massa yang berkumpul datang dengan sukarela dari semua element masyarakat. Tidak ada massa yang kelaparan dan kehausan.

7), Jutaan Massa yang berkumpul dengan hening berdoa secara khusuk bersama seluruh mahluk di alam semesta.

8), Jutaan massa yang berkumpul membawa aura sejuk, kekeluargaan, Persahabatan, Perdamaian, persaudaraan, yang saling menghormati sesama.

9), Alam semesta di seluruh planet Bumi memberi restu Mulia pada jutaan massa yang berkumpul di Monas pada 2 Desember, sehingga selesai acara, lokasi bersih rapih. Tidak ada selembar sampah yang tersisa. Ini terjadi Karena Ridho Tuhan dan restu seluruh alam semesta.

Dari sesembilan alasan tersebut, yang menjadi dasar Presiden Dunia YM Mr Djuyoto Suntani menetapkan 2 Desember sebagai Hari Ukhuwah Dunia. 

Direktur Operational the World Peace Committee asal Malaysia Dr. Super Tun Omar Lokman, Yang melakukan Pembacaan Surat Keputusan Dunia yang menetapkan bahwa 2 Desember sebagai Hari Ukhuwah Dunia.,@Gatot’ir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here