Kamisih pencari keadilan
“Saya mohon kembalikan stand saya agar saya bisa berjualan seperti dulu lagi” tambah kamisih panjang lebar dalam mencari keadilan yang se adil-adilnya.

Gresik, www.panjinasional.net – Berdasarkan nomor 268/SK/VII/2019/PN Gresik, atas gugatan Banding Kamisih pedagang pasar baru Gresik melawan Diskoperindag dan bupati Gresik dikabulkan Pengadilan Tinggi Surabaya.

Setelah menunggu 3 bulan akhirnya keputusan Pengadilan Tinggi Surabaya mengabulkan banding Kamisih salah satu pedagang pasar baru Gresik yang mengalami pemotongan stand nya.

Berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya tanggal 24 Juli 2019 Nomor 440/PEN. PDT/2019/PT Surabaya tentang Penunjukan Hakim Majelis yang memeriksa dan mengadili Perkara tersebut dalam tingkat banding, dengan berkas Perkara dan Putusan Pengadilan Negri Gresik Nomor 61/Put.G/2018 PN Gresik.

Maka Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Surabaya menerima permohonan banding Kamisih yang semula penggugat, dan membatalkan putusan Pengadilan Negri Gresik Nomor 61/Put.G/2018/PN Gresik tanggal 25 April 2019.

Majelis Hakim menolak Eksepsi Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat II dalam pokok perkara:

1 – Mengabulkan gugatan Penggugat Kamisih untuk sebahagian

2 – Menyatakan pemindahan dan pemotongan Stan/kios milik Kamisih di pasar baru gresik Stan No-Klas I dengan Luas kurang lebih 30 M2 yang dilakukan oleh tergugat I dan tergugat II adalah merupakan perbuatan melawan hukum yang merugikan Penggugat (Kamisih)

3 – menghukum tergugat I dan tergugat II untuk memulihkan/Mengembalikan hak penggugat (Kamisih) atas Stan/Kios No.Klas I kepada penggugat (Kamisih) dalam keadaan semula yakni seluas 30 M2.

4 – menghukum tergugat I dan Tergugat II untuk Membayar ganti rugi kepada penggugat (Kamisih) sebesar:

-Kerugian materil sebesar Rp 600.000.000,- (enam ratus juta rupiah)

-Kerugian Imateril sebesar Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah)

5 – Menghukum tergugat I dan tergugat II untuk membayar uang paksa sebesar Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) setiap harinya apabila lalai melaksanakan isi putusan ini terhitung sejak putusan berkekuatan hukum tetap

6 – Menghukum turut tergugat I dan turut tergugat II untuk tunduk dan mematuhi putusan ini

7 – Menolak gugatan penggugat untuk sebahagian untuk selain dan selebihnya

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Surabaya Senin tanggal 28 Oktober 2019 Sebagai Hakim Ketua Majelis Sonhaji S.H dan sebagai Hakim Anggota Edy Tjahjono S.H.,M.Hum. 

Adapun pihak Terbanding 1 dan 2 belum sempat dikonfirmasi apakah pihaknya akan melakukan upaya hukum lagi terkait keputusan tersebut atau tidak.

Sementara Kamisih saat ditemui di pasar baru Gresik merasa sangat bahagia dan sujud syukur kepada Allah SWT.

“Sudah dua tahun ini mbak saya terkatung-katung, sementara ada orang kasihan dengan saya dan minjamkan standnya kepada saya agar saya bisa berjualan” ujar kamisih dengan mata berkaca-kaca.

“Saya hanya ingin kembalikan stand saya itu mbak..karena saya beli stand itu dengan cara menjual aset keluarga saya di desa, sapi dan sawah orang tua saya… otomatis sekarang saya menjadi tulang punggung bagi mereka karena aset nya saya jual mbak..saya mohon kembalikan stand saya agar saya bisa berjualan seperti dulu lagi” tambah kamisih panjang lebar dalam mencari keadilan yang se adil-adilnya.

Bagaimana selanjutnya ?? Apakah ada upaya hukum lagi antara penguasa daerah melawan pedagang pasar baru Gresik ?.>>Bersambung.,@Ern.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here