Nomor 4 dari kiri, Cyrillus Kerong , koordinator tim 9 pada konferensi pers Pernyataan Sikap Kubu Bambang Soesatyo Jumat 29 Nopember 2019 di Batik Kuring SCBD Jakarta.

Jakarta, www.panjinasional.net Koordinator Tim Penggalangan Opini dan Media atau Tim 9, Pro Bambang Soesatyo, Cyrillus Kerong mengingatkan kubu Airlangga Hartato atas  kekeliruan panitia pengarah yang tak bahas materi pleno dalam Munas yang dipimpin Ketum partai Golkar beberapa hari baru lalu. Disamping itu, juga tentang AD ART, yang tafsirannya tak sesuai dengan yang diatur dalam bab lima.Yakni masalah struktur dan kepengurusan. 

Koordinator Tim 9 pro Bamsoet, Cyrillus Kerong mengatakan hal itu kepada wartawan Jumat 29 Nopember 2019 di Restauran Batik Kuring Kompleks SCBD Jakarta. 

Menurut Cyrillus Kerong, kemungkinan pihaknya menempuh jalur hukum terkait dengan pernyataan dan tafsiran AD ART yang keliru, khususnya pasal 12. Akan tetapi, Cyrillus Kerong masih memberikan waktu untuk meminta maaf atas kekeliruan itu hingga beberapa hari sebelum Munas bulan Desember 2019 mendatang.

Sementara itu, juru bicara Tim  9, Viktus Murin mengatakan hal senada yaitu kubu Airlangga Hartato telah melakukan pelanggaran hukum.Adapun pelanggaran itu pada rapat pleno menjelang Munas yang dipimpin Airlangga Hartato belum lama ini  sama sekali tak membahas materi Munas.Selain dari itu, Ketum Airlangga Hartato tak menjawab pertanyaan peserta rapat pleno terutama tentang keuangan DPP.(rhj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here