Surabaya, www.panjinasional.net –  Mengaku sales home kredit, dua kakak beradik itu akhirnya divonis 10 bulan penjara setelah dituntut JPU selama 1 tahun. Modus yang dilakukan kedua terdakwa dengan menyuruh nasabah bodong untuk mengajukan kredit laptop. Akibat perbuatan terdakwa, Home Credit Indonesia mengalami kerugian Rp 38 juta.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Dwi Winarko ini menyatakan kedua terdakwa, Anggraini Puspitasari dan Arieke Iswanti terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan penipuan. Kakak beradik ini terbukti menipu PT Home Credit Indonesia, dengan mengaku sebagai sales.

Operandi penipuan yang dilakukan dengan mencari nasabah bodong, yang berpura-pura sebagai customer dan mengajukan kredit. Nasabah bodong ini lalu mengajukan kredit laptop ke Home Credit Indonesia. Akibat perbuatan kedua terdakwa, Home Credit Indonesia mengalami kerugian Rp 38 juta.

Atas perbuatannya, hakim akhirnya menjatuhkan hukuman pidana 10 bulan penjara kepada terdakwa. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 1 tahun penjara. Atas vonis ini, jaksa dan terdakwa sama-sama menerima vonis hakim. (Him)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here