Gresik –  Jadwal penyampaian visi misi pada penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) oleh DPD Partai Nasdem Gresik Berlangsung  di Kantor Nasdem. Minggu Siang (3/11/2019)

Pada agenda pemaparan Visi misi kali ini diikuti oleh lima orang yang hadir. Mereka adalah, Tri Putro Utomo (pengusaha), Ahmad Nadir (mantan Ketua DPRD Gresik), Ahmad Effendy Noor (pengusaha), Ali Muchsin (Ketua DPC Konfenderasi SPSI), dan Muhammad Nuh (pengusaha).

Sementara 2 calon lain, yakni Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim dan Ketua DPC PPP Achmad Nadhir berhalangan hadir.

Suyoto mantan Bupati Bojonegoro yang juga pengurus Nasdem hadir sebagai Panelis dalam  penyampaian visi dan misi. Ada sejumlah pertanyaan yang dilontarkan oleh Suyoto.

Masing – masing Peserta diberikan waktu lima menit untuk memaparkan visi misi yang akan dijadikan pedoman dalam melaksanakan pembangunan jika nanti terpilih menjadi Bupati Gresik periode 2020 – 2025 mendatang.

Tri Putro Utomo, mendapatkan giliran pertama menyampaikan Visi misinya. Ia mengusulkan pemerataan pendidikan, berupa pembebasan biaya pendidikan mulai tingkat SD-Perguruan Tinggi (PT) dengan pendidikan Gratis.

 “Ketersediaan tenaga kerja juga harus diperhatikan untuk menangani pengangguran, sebagai salah satu upaya untuk mengurangi  kemiskinan. Penataan infrastruktur mulai jalan, rumah sakit, sarana irigasi pertanian, juga hal penting yang harus dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” papar pengusaha asal Driyorejo ini.

Paparan yang kedua disampaikan oleh M. Ali Muchsin calon dari perwakilan Buruh ini  mengusung misi menjadikan masyarakat Gresik sejahtera dan beradab sehingga bias mengentas kemiskinan yang ada di Gresik.

 “Di Kabupaten Gresik ada 1.200 lebih industri. Sementara pengangguran tertinggi 38.161 orang tahun 2018,” katanya

Dia juga menegaskan pihaknya akan berusaha menyediakan banyak lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran.

Paparan ketiga oleh Ahmad Nadir menyampaikan efisiensi kinerja birokrasi yang  menyambungkan pemerintah daerah  hingga desa. Selain itu, Pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian khusus

” Kalau ada infrastruktur baru, untuk akses jalan akan bisa menumbuhkan ekonomi baru secara merata, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” terangnya.

Paparan keempat oleh Muhammad Nuh, dengan menawarkan misi mewujudkan Gresik maju dan berkeadilan. Menurutnya, tingginya angka kemiskinan di Gresik akibat tidak meratanya pembangunan. 

“Pembangunan di Gresik dirasa tak ada pemerataan. Ke depan harus merata, tapi ada yang prioritas, ” katanya.

Dan terakhir paparan kelima disampaikan oleh Pengusaha Muda Ahmad Effendy Noor akan menciptakan Good Government sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang bagus, yang bisa melayani masyarakat di berbagai lini.

” Sebagai Pemimpin itu harus melayani, bukan dilayani, jadi kita melayani dengan menyediakan Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis dan Menciptakan Lapangan kerja sehingga menyejahterakan Gresik, juga tentunya pembangunan infra struktur harus merata sebagai jembatan pemerataan ekonomi kemasyarakatan,” tuturnya.

Sementara Suyoto menilai paparan dari kelima calon tentang visi misi semuanya bagus. Kita tidak bisa memutuskan saat ini, nanti kita akan rapatkan dengan DPW siapa yang nantinya mendapat rekom. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here