www.panjinasional.net Sumenep – Baru-baru ini warga Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, dibuat geger dengan adanya ledakan Bondet (Bom Ikan) di Desa Prenduan Kecamatan Setempat.
Peristiwa Ledakan Bondet (Bom Ikan) di Desa Prenduan tersebut, diketahui memakan dua korban satu diantara nya mengalami luka berat.
Namun sebelum peristiwa Ledakan Bondet (Bom Ikan) di Desa Prenduan tepatnya di Dusun Pangelen tersebut terjadi, dikabarkan sebelumnya sudah ada teror Bondet di Desa Pragaan daya.
Bahkan terkait dengan teror Bondet di Desa Pragaan daya tersebut pihak Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimca) Pragaan mengaku telah melakukan pemanggilan terhadap para Calon Kepala desa Pragaan daya yang akan ikut berkompetensi di Pilkades serentak pada 7 November 2019 nanti.
“Yang Pragaan daya kemaren Forpimca telah memanggil kedua Calon untuk sama-sama diminta untuk mengendalikan pendukung pendukungnya, agar tidak melakukan hal-hal yang bisa meresahkan masyarakat,” kata Darus Sabtu (2/11) saat dihubungi via telpon gengamnya.

Lebih lanjut kata dia termasuk ledakan-ledakan seperti kemaren, seperti di Pragaan daya. Jadi mereka (Kedua Calon.red) sudah siap ada fotonya kok diruangan saya, mereka dipanggil khusus. “Forpimca itu meminta kepada kedua calon itu untuk mengendalikan para pendukungnya, biarkan masyarakat tenang. Jangan dibuat resah, jangan dibuat traumalah dengan kejadian itu,” katanya.

Dikatakan, kalau di Pragaan daya bisa jadi ada sangkut paut dengan Pilkades. Tapi kalau yang di Prenduan kemaren. Kita belum bisa memastikan itu. Biarkanlah sekarang pihak Kepolisian lagi mengolah TKP dan hasilnya mungkin kita sampaikan. ” Karena kalau yang Prenduan belum tentu mengarah kesana pak, iya kan. Sekarang pihak Kepolisian kan masih melakukan Identivikasi olah TKP,” katanya.

Ditanya apakah teror Bondet di Desa Pragaan daya ada sangkut pautnya dengan Pilkades…? Menurut Camat Darus, kalau yang Pragaan daya mungkin mengarah kesana dan memang kita sudah panggil dua-duanya. Termasuk Senin kami akan memanggil seluruh Calon dan Panitia lagi untuk diminta mengendalikan masing-masing massanya.

“Kwatir la kita, tapi Insyaallah dengan kejadian di Pragaan daya itu kami yakin itu sudah yang terakhir itu. Saya yakin mereka sudah paham kok dan mulai kemaren kita sudah keliling malam-malam kemasing-masing desa menemui Panitia yang lagi ngepam di masing-masing Balai Desa,” ujarnya.

Jadi sambung dia, Forpimca itu sudah berupaya untuk melakukan pendekatan-pendekatan kepada seluruh Panitia Pilkades di Kecamatan Pragaan. Pendekatan itu secara persuasif. ” Kita datangi satu persatu, mulai tadi malam sampai jam 2 malam saya. Kapolsek juga jalan dan juga Danramil berjalan. “Kami tidak akan membiarkan situasi semakin anu ya dan mudahan-mudahan ini yang terakhir mas,” tutur dia penuh harapan.@ (qib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here