Gresik –  Aksi kejar – kejaran yang dilakukan oleh anggota polsek Dukun saat berusaha menghentikan Dump Truck yang melarikan diri usai terjadi insiden kecelakaan di jalan raya Lasem kecamatan Dukun Jumat pagi (1/11/2019) yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Dump Truck dengan Nopol K 1543 QD yang dikemudikan Septa Kusbiantoro (43)  yang beralamat di Desa Mantingan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang berhasil di hentikan petugas setelah melarikan diri sejauh 2 KM dari lokasi Kejadian. Sopir Berhenti saat terjebak kemacetan di Pasar Dukun dan segera diamankan Petugas Polisi.

Kejadian bermula saat  kendaraan  nopol W 3368 BM yang di tumpangi  berboncengan (laki-laki dan perempuan belum diketahui identitasnya) mendahului Dump Truck Nopol K 1543 QD bermuatan galian C dari arah utara ke Timur, Saat mendahului tersebut ada kendaraan Vario nopol W 4429 AE yang dikendarai oleh  Ain (28) dari arah berlawanan, saat berpapasan motor Supra W 3368 BM terjadi senggolan

Naas korban perempuan yang di bonceng  motor Supra terjatuh ke kiri dan terlindas Dump Truck sementara pengendara Vario  (red. Ain) juga terjatuh dan mengalami luka-luka dikaki dan di tangan juga diperkirakan patah tulang di tangan.

AKP Erika Purwana Kasat Lantas Polres Gresik saat dikonfirmasi mengatakan seringnya kecelakaan di wilayah Gresik yang mengakibatkan korban Meninggal dunia satlantas polres Gresik akan lebih intensif melakukan penertiban para pengendara khususnya armada Galian C.

“ Kami menghimbau agar para pengendara lebih berhati – hati dijalan. Bagi kendaraan roda dua lebih baik mengalah jika berpapasan dengan kendaraan besar, demi keselamatan diri. “ kata Kasatlantas saat usai berkoordinasi di Polsek Dukun.  Jumat pagi (1/11/2019)

Kejadian kecelakaan masuk wilayah hukum polsek Sedayu namun saat penangkapan sopir yang melarikan diri dilakukan oleh polsek Dukun. Saat ini tersangka Septa  Sopir Dump Truck di amankan di polsek Dukun.

korban yang meninggal dunia di bawah ke RSUD Ibnu sina Untuk di lakukan Visum Et Repertum (VER) dan yang luka – luka di rawat di PKU Muhammadiyah Sekapuk. Untuk selanjutnya penanganan akan diserahkan ke Unit Laka Satlantas Polres Gresik. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here