Gresik – Optimalkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat dalam upaya untuk mengentaskan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemoderasion kesenjangan sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI launching program Balai Ternak dengan dan Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM), di Desa Ketosono Kecamatan Sidayu Gresik, Jum’at (11/10/2019).


Dalam acara tersebut, BAZNAS juga menyalurkan bantuan 329 ekor kambing yang terdiri dari 14 ekor pejantan, 140 ekor induk dan 175 ekor bakalan kepada 35 KK penerima manfaat yang terdiri dari 2 kelompok peternak. Antara lain, kelompok Ternak Barokah terdiri dari 20 KK, dari Desa Bangeran, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dan kelompok Ternak Sumber Makmur terdiri dari 15 KK, berlokasi di Desa Kertosono Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik Jawa Timur.


” Program ini digagas untuk memberdayakan mustahik agar bisa lebih berdaya dan sejahtera dengan memadukan konsep pembibitan dan penggemukan ternak kambing,” ungkap KH Masdar Farid Mas’udi selaku perwakilan dari BAZNAS RI.

KH Masdar kembali menjelaskan, penerima manfaat merupakan warga masyarakat yang tergolong miskin dan telah terjaring dan terverifikasi dari hasil Studi Kelayakan Peternak Mustahik (SKPM). Kelompok tersebut juga akan diberikan pendampingngan selama dua tahun dan Pelatihan Dasar Kelompok (PDP).


” Dari hasil verifikasi di Gresik ini masih banyak mustahik nya, jadi karena itu juga perlu diperdayakan. Setelah ini BAZNAS juga akan kedaerah-daerah lain yang dirasa perlu dan menjadi prioritas serta potensi untuk diperdayakan,” ujarnya.


“Selama program berjalan kita akan memberikan pendampingan secara intensif selama dua tahun. Pendamping akan memberikan motivasi, fasilitator dan mediator serta hal teknis lainnya soal peternakan,” tambah KH Masdar menjelaskan.

Adapun targed yang diharapkan dari pendampingan tersebut, yakni bisa mewujudkan kemandirian masyarakat dari tiga sisi. Pertama, Kemandirian Ekonomi, penerima manfaat meningkat pendapatannya sehingga terlepas dari garis kemiskinan dan bisa menabung untuk masa depan anak dan keluarga.


Kedua, Kemandirian Kelembagaan, penerima manfaat tergabung dalam lembaga lokal(koperasi, peguyuban, gabungan kelompok) yang mampu mengembangkan diri danorganisasi secara swadaya dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar program. 


Ketiga, Kemandirian Mental Spiritual, penerima manfaat meningkat ketaqwaannya kepada Allah SWT dengan meningkatkan aktivitas ibadah, baik ibadah ritual (sholat, puasa, haji) maupun ibadah sosial (zakat, infaq, shodaqah, kurban, menjauhi riba).

Sementara itu Wakil Bupati (Wabub) Gresik Moh Qosim yang saat itu turut hadir mengungkapkan, sebagai perwakilan BAZNAS Gresik dan juga sekaligus mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih atas bantuan 329 ekor kambing yang diberikan oleh BAZNAS Pusat.


” Semoga bantuan ini bisa memberikan support kepada seluruh peternak dan para mustaqih untuk bisa lebih sejahtera. Dan harapannya bisa cepat gemuk beranak bisa segera terkabul,” ungkapnya.


” Sebelumnya BAZNAS Gresik juga telah memberi bantuan kepada para peternak berupa kandang. Insyaallah dari 18 Kecamatan, ada 9 Kecamatan yang telah diberi bantuan kandang ternak dari BAZNAS Gresik.” tutupnya. (Yit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here