Pamekasan, www.panjinasional.net – Peraturan Daerah Kabupaten Pamekasan Nomor 6 tahun 2002 tentang Larangan Tembakau Jawa masuk ke Kabupaten Pamekasan, nampaknya tidak bertaring alias ompong. Pasalnya, tembakau Jawa bebas diperjualbelikan, walaupun dengan cara diam-diam. Jual beli tembakau Jawa di Pamekasan, kerap dilakukan pengusaha tembakau di malam hari.

Terbukti dengan ditangkapnya tiga truk beserta lima orang diantaranya; tiga supir dan dua kernet. berhasil diamankan oleh personel Satshabara Polres Pamekasan saat akan menyelundupkan tembakau jawa ke Pamekasan.

“Ketiga truck tersebut terjaring razia gabungan penegakan perda tembakau di Jalanan Raya Tlanakan. dan berasal dari salah satu kabupaten di jawa”Ungkap Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo.

Menurutnya jumlah tembakau yang dibawa oleh masing-masing truck di antaranya, 100 bal tembakau rajangan seberat 3678 kg, 114 bal tembakau rajangan, 96 bal tembakau rajangan seberat 2769 kg dan tembakau rajangan gurgur seberat 88 kg.

“Total tembakau jawa yang akan mereka bawa ke Pamekasan itu seberat 6.535 kg,” Tambah Teguh.

Meski demikian saat ini ketiga truck dan kelima orang penyelundup tembakau Jawa ke Pamekasan tersebut sudah dilakukan pemeriksaan

“Tadi sudah dilakukan pemberkasan dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pamekasan. untuk pasalnya Tipiring,”tutupnya,.@roz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here