Trenggalek, www.panjinasional.net – Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak  berhasil mengungkap kasus pengrusakan, penganiayaan dengan pemberatan di Mapolres Trenggalek selasa, 08/10/2019.

Berdasarkan informasi yang diterima, kedua korban tersebut adalah Prastyono (42) seorang sopir asal Kelurahan Mrangen Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Dan Sukardi (60) warga Jalan MT Haryono RT 17 Rw 06 Kelurahan Sumbergedong Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek.

Kapolres menambahkan tak hanya melakukan pengrusakan namun pelaku juga melakukan kekerasan fisik atau penganiayaan kepada korban di tempat umum sehingga korban merasakan sakit.

“Kejadian berawal saat pelaku pulang usai melatih burung merpati balap di Desa Melis Kecamatan Gandusari, mengetahui ayam pejantan miliknya seharga lima juta rupiah mati tidak wajar. Seketika itu pelaku langsung marah dan keluar rumah. Saat keluar rumah pelaku melihat sebuah sosok yang berada di atas mobil milik korban atas nama Prastyono. Pelaku langsung mengira bahwa sosok tersebutlah yang membunuh ayam miliknya secara tidak wajar, ” imbuhnya.

Menurut pengakuan pelaku Hengki Anis Safrizal 35 sosok yang dimaksud tersebut adalah mahluk astral atau sejenis Genderuwo. Korban adalah Prastyono  42 telah di rugikan atas kerusakan mobilnya dengan kerugian mencapai Rp. 20 juta. tak hanya itu pelaku juga menganiaya Agus Wahyudi 56, hingga mengalami patah tulang di jari kelingking dan jari manisnya.

Berdasarkan serangkaian Penyelidikan, Anggota Satreskrim Polres Trenggalek berhasil menangkap pelaku. kini pelaku harus mempertangung jawabkan atas perbuatannya.

Kasubbag Humas IPTU Supadi  membenarkan atas kejadian tersebut, kini pelaku telah di jerat Pasal 406 KUHP  dan Pasal 351 ayat (2) dengan ancaman lima tahun penjara. @ndik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here