Suasana Pilkades

Pamekasan www.panjinasional.net – Meski telah dinyatakan ditunda berdasarkan SK Nomor 188/448/432.013/2019 yang ditanda tangani oleh Bupati pamekasan Badrut Tamam dan Sekda Totok Hartono, panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, tetap ikut melaksanakan pemilihan kepala Desa Serentak,Rabu (11/09/2019)

Ketua P2KD Tlonto Ares Mohammad Santo menyampaikan bahwa pemilihan tetap dilanjutkan karena permintaan dari masyarakat.

“Saya tetap melaksanakan Pilkades ini karena melihat antusias masyarakat. Masyarakat ini benar-benar mau mengadakan Pilkades serentak di Tlonto Ares,” ungkapnya.

Terbukti sekitar 60 persen lebih masyarakat  Desa Tlonto Ares telah menggunakan hak suaranya dengan datang langsung ke Tempat Pemungutan Suara ( TPS )  “Kita bisa lihat, angka itu tidak sedikit, masyarakat sangat antusias sekali,” katanya.

Bahkan menurutnya ia justru merasa khawatir jika pemilihan kepala Desa tersebut tidak dilaksanakan. “Saya lebih takut lagi jika pemilihan ini tidak dilaksanakan, saya takut masyarakat akan ngamuk dan bertindak macam-macam,”tambahnya.

Namun ia justru merasa kecewa lantaran pelaksanaan Pilkades di Desanya tersebut tidak ada aparat kepolisian yang bertugas untuk menjaga dan melindungi jalannya pelaksanaan pencoblosan

“Padahal kami sudah mengirim surat permohonan pasukan ke TNI/Polri, namun tidak ada respon. Bahkan ditembusannya itu Polda Jatim dan Pangdam” ucapnya.

Namun meski tidak ada aparat TNI-Polri pagelaran Pilkades Tlonto Ares tersebut tetap berjalan dengan aman, damai dan tertib. “Meski tanpa pengawalan pihak kepolisian pemilihan berjalan dengan aman dan damai,”tuturnya.

Sementara itu, Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Tlonto Ares, Hilal Wahed mengaku tidak bisa berbuat banyak lantaran masyarakat memang begitu antusias untuk diadakan pemilihan kades.

“Saya selaku BPD takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika Pilkades tidak diadakan. Karena ini murni permintaan dari masyarakat. Jadi saya sekalu Ketua BPD tetap mendukung P2KD untuk melaksanakan Pilkades, karena takut terjadi apa-apa jika nantinya ditunda,” Tutup Hilal.@Roz.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here