Musaiyana

Sampang, www.panjinasional.net – Dalam rangka melakukan penilaian kepada desa binaan musaiyana  yang masuk nominator pelopor pemuda mewakili Jawa Timur ke tingka Nasional,10 orang dari Provinsi Jawa Timur berkunjung ke Kabupaten Sampang,yang terdiri dari tim penilai deputi dari Kepemudaan dan Menpora,acara tersebut yang di kemas dengan Festival Trunojoyo Rampa’ Naong  Baringin Korong, bertempat di Dusun Mungking Desa Roabatal Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang.Rabu,(11/09/2019).

Hadir di acara tersebut Kemenpora RI, Dispora Provinsi Jawa Timur,Asisten 1, OPD Kabupaten Sampang dan Forcopincam, kades Robatal, kades jelgung, tokoh masyarakat, Cebbing Kabupaten Sampang, serta masyarakat di sekitarnya.

Dalam sambutanya Musaiyana menyampaikan, “Sebelumnya kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sampang Bupati Dan Wakil Bupati Sampang serta OPD yang pernah terlibat, kepala Desa dan Kecamatan dan semuanya, saya menyampaikan ini sangat luar biasa saya di backup sampai sejauh ini, dan mempertahankan Kabupaten Sampang ke tingkat Nasional, ini adalah desa binaan yang sudah kami bina, kami selalu melakukan edukasi pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan ekonomi kreatif, ekonomi kerakyatan”.

Masih Musaiyana “Kami dahulu termotivasi berangkat dari keresahan sebetulnya,karena Kabupaten Sampang selalu menjadi peringkat 1 isu nigatif, dan saya mencoba membuktikan bahwa Kabupaten Sampang akan menjadi peringkat 1 di  isu yang positif tersebut, Alhamdulilla kami berhasil lolos ke tingkat Nasional mewakili Jawa Timur di bagian Plopor  bidang agama sosial budaya,saya mempunyai empat binaan 2 di Robatal dan 2 lagi di kedungdung” katanya.

Musaiyana menambah harapan kami kedepan ada banyak lagi pemuda yang faham dan peka di bidang sosial di sekitarnya dimana selalu hadir dan tidak lagi saling apatis, diskriminasi, menjatuhkan, saling menyalahkan, tapi justru mari kita bergandeng tangan untuk membangun Kabupaten Sampang. ucap Musaiyana

Sedangkan Asisten 1 Pemkab Sampang Nurul Hadi Saat di konfirmasi awak Media Panjinasional menyampaikan, “Pemerintah Daerah Kabupten Sampang tentang kepeloporan saudara Musaiyana ini sangat mendukung dari setiap kegiatan beliau karena kegiatanya setelah di lakukan evaluasi oleh tim Kemenpora pusat dan betul-betul menginspirasi kita semuanya, khususnya generasi muda”.

Nurhadi menambahkan kami dari pemerintah daerah Kabupaten Sampang sangat berharap untuk generasi muda bisa mencontoh keteladanan yang sudah di berikan oleh musaiyana ini, dengan keberadaanya Musayana ini akan mengeliminir semua isu dan informasi yang kurang baik terhadap Kabupaten Sampang yang sementara ini tersemat di luar Kabupaten Sampang khususnya madura pada umumnya.

Harapan kami mudah-mudahan ada banyak lagi Musaiyana baru yang tumbuh dan merata di semua lini di Kabupaten Sampang ini, tutur Nur hadi.

Di tempat yang  sama Kepala Bidang kaderisasi dan Pemberdayaan kepemimpinan RI Agus Mada Azmi menyampaikan, poin penilain kita ada 4 indikator, dan nilai sisi dari kualitatif dan quantitatif,nilai dukungan dari masyarakat,peragkat desa sampai pemerintah provinsi, kepemimpinan, keuletan dampak, kreatifitas.

“Ini sejarah baru bagi Madura khususnya Kabupaten Sampang,Musaiyana ini masuk 20 provensi dari 34 untuk pelopor pemuda tingkat Nasional,yang nanti di tentukan final tes untuk merebut juara 1.2.3 di Jakarta. Insa Allah Musaiyana ini berangkat ke Jakarta dari kelompok binaanya di tempat yang terpencil, sesuai dengan Program Presiden RI, yaitu 3 T”. kata Agus Mada.

Agus menambahkan Pesan kami hanya satu,ada tidak nya pemuda  pelopor pemuda-pemuda di seluruh Indonesia harus bisa mencontoh Musaiyana ini, pungkasnya.(Kur.mal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here