GRESIK – Komplek Pergudangan  Akses Kebomas milik PT. Kebomas Makmur yang berada di jalan mayjend Sungkono kecamatan Kebomas Gresik melakukan Pembangunan L-Sheet Dinding Penahan Tanah yang mengelilingi komplek pergudangan.

Pembangunan itu dilakukan agar tanag disekeliling pergudangan khususnya yang berdekatan dengan perumahan warga agar lebih kuat dan tidak terjadi longsoor saat musim hujan tiba.  

Manajemen PT Kebomas Makmur selaku pengembang pergudangan Akses Kebomas, menyatakan telah memberikan uang kompensasi untuk semua warga terdampak terkait pembangunan L-Sheet Dinding Penahan Tanah yang mengelilingi komplek pergudangan.

Selain yang masuk kategori Ring 1, rumah warga yang masuk Ring 2 di tiga perumahan tersebut juga mendapat kompensasi meski nilainya tidak sama. Warga yang telah yang menerima uang kompensasi, tersebar di Perumahan Green Hill, Perumahan Griya Wiharta Asri (GWA),  dan warga Perumahan Alam Bukit Mas (ABM).

Pemberian kompensasi tersebut diberikan secara langsung di masing masing wilayah. Untuk warga Perumahan ABM diberikan pada 23 Agustus 2019. Sedangkan warga Green Hill dan GWA  diserahkan pada 3 Agustus

“Kompensasi Pemberian bantuan sudah dilakukan dan diketahui Perangkat  Desa Sekarkurung, berawal dari pertemuan di Balai Desa Sekarkurung pada 17 Juli 2019, yang diinisiasi Kepala Desa Sekarkurung. Semua yang hadir adalah pengurus RT dan RW tiga perumahan tersebut, dan mereka sudah sepakat termasuk besaran kompensasi,” ujar Yunia di Kantor PT Kebomas Makmur Jl Mayjen Sungkono Desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas, Rabu (11/9).

Ketua RT 4 Joko Susilo, serta didukung tandatangan 32 warga lainnya, mereka meminta agar pengerjaan dinding penahan tanah (Retaining Wall) segera dikerjakan, mengingat sebentar lagi memasuki musin hujan. Sebagaimana dalam surat resmi tertanggal  27 Agustus 2019 yang ditandatangani

Sementara itu, Mulyanto, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPMPTSP) Pemerintah Kabupaten Gresik, meminta agar manajemen Akses Kebomas tetap meneruskan proyek sesuai dengan izin-izin yang sudah dimilikinya.

“Tidak ada masalah dengan pembangunan yang dilakukan pergudangan, karena memang itu sudah sesuai perizinan yang dikantonginya,” kata Mulyanto. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here