foto: Aksi Demo PMII Gresik di depan Gedung DPRD Gresik Tolak Kenaikan BPJS Kesehatan

Gresik – Rencana pemerintah atas kenaikan iuran BPJS Kesehatan mendapat penolakan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik. Yang menggelar aksinya di Kantor Bupati dan depan Gedung GPRD Gresik (10/9/2019)

Mereka berorasi Sambil membawa alat suntik raksasa, mereka menyuarakan penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan menaikkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Ketua PMII Gresik Faisal Rhido mengatakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini sangatnya memberatkan masyarakat.

“Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dari semua kelas ini kami menyatakan menolak. Karena dirasa kehidupan masyarakat yang semakin terhimpit ekonominya malah pemerintah tidak hadir dalam persoalan itu dengan bukti menaikkan iuran BPJS. Hal ini dirasa tidak akan menyelesaikan dengan alasan defisit  Negara. “ terangnya.  

Pemerintah seharusnya bisa mengelola aset BPJS Kesehatan untuk investasi. Hal ini sesuai Undang-Undang BPJS dan PP Nomor 87 Tahun 2013 tentang pengelolaan aset jaminan sosial kesehatan.

Sementara  M. Abdul Qodir wakil rakyat dari fraksi PKB menanggapi rencana kenaikan iuran BPJS tersebut mengatakan. Kenaikan tersebut harus di kaji ulang.

“ seharusnya rencana kenaikan itu di kaji ulang, rasionalisasi boleh tetapi kalo naiknya sampai sesuai yang muncul di public, maka semangat BPJS akan kehilangan ruh, semangat gotong royong yang tidak mampu menggotong yang kurang mampu.” Jelasnya. (shol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here