BPKAD Kab.Madiun badan yang berwenang mengatur dan mengendalikan keuangan Kas Daerah

Panjinasional. Madiun – Tepatnya di bulan Oktober 2019 nanti, Pemkab.Madiun akan menggelar pesta demokrasi “Pilkades Serentak” dimana saat ini kursi jabatan Kepala Desa banyak yang kosong. Dari data yang ada saat ini terdapat sekitar 57 jabatan Kepala Desa yang akan habis masa jabatannya selama 6 tahun. 

Dari 57 jabatan Kepala Desa yang akan habis masa jabatannya maka pihak Bupati Madiun melalui Dinas DPMD Kab.Madiun akan membentuk panitia seleksi Pilkades dari tingkat desa,kecamatan sampai dengan kabupaten yang dalam hal ini akan digelar oleh Dinas DPMD Kab.Madiun.

Panitia Pemilihan Kepala Desa/ Pilkades inilah yang akan menggelar pelaksanaan Pilkades serentak yang tersebar di 15 wilayah kecamatan di Kab.Madiun. Semua anggaran  yang dibutuhkan untuk menggelar pelaksanaan Pilkades Serentak ini akan dibiayai dengan anggaran Bantuan Keuangan Khusus Pilkades yang bersumber dari APBD Kab.Madiun berdasarkan SK Peraturan Bupati Madiun.

Adapun mekanisme pengajuan pencairan anggaran Pilkades Serentak ini berdasarkan usulan dan pengajuan Panitia Pilkades dari tingkat desa diajukan ke tingkat kecamatan dan kemudian berkas pengajuan dikirim ke Dinas DPMD Kab.Madiun untuk dilakukan verifikasi apakah semua persyaratan sudah komplit dan valid atau belum ???

Bilamana semua persyaratan yang dikirim dan telah diverifikasi oleh pihak Dinas DPMD Kab.Madiun sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan dan undang-undang yang berlaku maka pihak  Dinas PMD Kab.Madiun mengajukan berkas pencairan ke BPKAD Kab.Madiun.

Menurut keterangan pihak BPKAD Kab.Madiun bahwa bilamana semua proposal persyaratan yang diajukan panitia Pilkades tingkat desa ke Bupati Madiun melalui Dinas PMD Kab.Madiun sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan pihak BPKAD Kab.Madiun menilai sudah sesuai dengan peraturan dan ketentuan maka proses pencairan anggaran BKK Pilkades akan berjalan lancar.

Ketentuan ini sesuai dengan surat edaran Dinas PMD Kab.Madiun yang berbunyi bahwa bilamana usulan / proposal permohonan bantuan keuangan pilkades yang disampaikan ke Bupati Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab.Madiun yang ditandatangani Kadin Joko Lelono,AP.MH paling lambat 30 hari setelah panitia pilkades terbentuk.

Hal ini mengacu dan berpedoman sesuai dengan SK Bupati Madiun No.188.45/301/KPTS/402.013./2019  dan Pasal 43 Perda No.1 Tahun 2015 Tentang Desa bahwa setelah Panitia Pemilihan Pilkades terbentuk maka diharapkan segera mengajukan proposal permohonan  Bantuan Keuangan Pilkades ke Bupati Madiun melalui Kepala Desa/Plt,Camat dan Dinas PMD Kab.Madiun yang bertindak sebagai Tim Pengawas Pilkades.Dan proses pencairannya akan dilakukan oleh BPKAD Kab.Madiun setelah melalui penilaian berkas-berkas proposal yang sudah diverifikasi pihak Dinas PMD Kab.Madiun.

“Untuk besaran anggaran yang akan diterima panitia pemilihan Pilkades tidak sama karena hal ini tergantung jumlah banyaknya dusun yang dimiliki oleh desa. Bagi desa yang mempunyai jumlah dusun sedikit nilainya juga kecil dan bagi desa yang mempunyai jumlah banyak dusun maka anggaran yang akan diterimanya juga akan besar,” terang Kadin PMD Joko Lelono,AP.MH.

Lebih lanjut Kadin Joko Lelono,AP.MH mengatakan sesuai SK Bupati Madiun No.188.45/301/KPTS/402.013/2019 yang menerangkan dan menegaskan bahwa dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan pemilihan kepala desa, perlu memberikan Bantuan Keuangan Khusus yang bersumber dari APBD Kab.Madiun kepada pemerintah Desa untuk kegiatan pemilihan kepala desa.Dan dipoin lain dengan telah diubahnya Peraturan Pemerintah menjadi PP No.47 Tahun 2015 juga menegaskan bahwa pemerintah Kab.Madiun dapat memberikan bantuan keuangan yang bersifat umum dan khusus yang bersumber dari APBD Kab.Madiun kepada Desa, salah satunya dalam bentuk bantuan keuangan khusus.

Dan secara tehnis pencairan Bantuan Keuangan Khusus Pemilihan Kepala Desa diserahkan ke pihak BPKAD Kab.Madiun selaku badan yang berwenang mengatur dan mengendalikan keuangan Kas Daerah (KasDa)..@Warti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here